Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Amerika Serikat Untuk Indonesia Kamala Lakhdir Lepas 106 Siswa Ikut Program Pertukaran Pelajar
Senin, 5 Agustus 2024 07:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdir melepas 106 siswa Indonesia yang mengikuti program pertukaran pelajar program Pemerintah AS dan Jepang untuk Indonesia, di Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Pada kesempatan itu, Dubes Lakhdir menekankan pentingnya people to people contact agar hubungan AS dan Indonesia semakin erat.
“Siswa akan merasakan kepercayaan diri yang tinggi dan kemampuan beradaptasi selama menjalani program,” kata Dubes perempuan itu.
Program pertukaran pelajar itu, yakni American Field Service (AFC), Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES), yang merupakan kerja sama Yayasan Bina Antarbudaya dengan Pemerintah AS, serta Asia Kakehashi Project (AKP+), program pertukaran kerja sama Yayasan Bina Antarbudaya dengan Pemerintah Jepang.
Dari ratusan siswa, 36 orang dari program AFS akan berangkat ke Belgia, Brazil, Finlandia, Hungaria, Italia, Jepang, Mesir, Polandia, Prancis, Serbia, Swedia, Swiss, dan Turki.
Sedangkan 10 siswa dari program AKP+ berangkat ke Jepang. Sementara, 60 siswa program YES akan berangkat ke Paman Sam.
Selama tiga sampai sepuluh bulan di luar negeri, para pelajar ini akan tinggal bersama keluarga angkat dan bersekolah di Sekolah Menengah Atas (SMA) setempat.
Program pertukaran pelajar ini melalui seleksi ketat. Mereka terpilih dari 7.500 calon peserta yang mendaftar untuk mewakili Indonesia di berbagai negara tujuan.
Program ini diharapkan dapat membekali para siswa dengan keterampilan hidup, kepemimpinan dan pemahaman lintas budaya yang lebih baik, serta menguatkan rasa kebangsaan.
Baca juga : Dubes Peru Untuk Indonesia Luis Tsuboyama Gelar Pameran Foto Suku Pedalaman
Dalam acara pelepasan itu, para siswa yang tergabung dalam “Angan Lintas Sagara” mempersembahkan drama musikal. Para siswa-siswi menampilkan pertunjukan seni peran, musik, vokal dan tari yang mengombinasikan budaya Nusantara dan modern.
Acara ini juga dihadiri Dubes Belgia untuk Indonesia Frank Felix. Dia berharap, para siswa melepas zona nyaman agar dapat menemukan pengalaman hidup yang berharga.
“Program pertukaran pelajar ini merupakan kesempatan emas bagi siswa berbakat menjadi warga global,” kata Felix.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya