Dark/Light Mode

Harris Pilih Tim Walz Sebagai Cawapres

Kubu Donald Trump Kebakaran Jenggot

Kamis, 8 Agustus 2024 06:20 WIB
Duet Kamala Harris dan Tim Walz, siap melawan pasangan Donald Trump dan JD Vence. FOTO: REUTERS/ELIZABETH FRANTZ
Duet Kamala Harris dan Tim Walz, siap melawan pasangan Donald Trump dan JD Vence. FOTO: REUTERS/ELIZABETH FRANTZ

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris telah menjatuhkan pilihan kepada Gubernur Minnesota Tim Walz sebagai calon Wakil Presiden menuju Gedung Putih. Pilihan Harris ini bikin kubu rivalnya, Donald Trump, kebakaran jenggot.

Walz, pria yang memiliki karier militer selama 24 tahun sebelum terjun ke dunia poli­tik, juga pernah berkarier sebagai guru sekolah menengah dari American Midwest. Sosok yang melengkapi Harris menjelang pertarungan melawan Calon Presiden Partai Republik Donald Trump pada pemilu 5 November mendatang.

Kubu Demokrat merestui pilihan Harris. Salah satu fina­lis cawapres Harris, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro ber­janji akan bekerja full untuk memastikan kemenangan Harris-Walz.

Baca juga : Kejagung Serahkan Kasus LPEI Ke KPK

“Selama 90 hari ke depan, saya berharap dapat menyatukan warga Pennsylvania di belakang Harris dan Walz untuk kalahkan Donald Trump,” ujar Shapiro.

Sementara, Presiden ke-43 AS Barack Obama dan istrinnya, Michelle Obama, juga menyam­but baik pilihan Harris.

“Kamala Harris telah memilih pasangan yang ideal dan mem­berikan kejelasan tentang apa yang dia perjuangkan. Guber­nur Walz tidak hanya memiliki pengalaman untuk menjadi Wakil Presiden, dia juga me­miliki nilai-nilai dan integritas untuk membuat kami bangga,” kata Obama dikutip AP, Rabu (7/8/2024).

Baca juga : Datar Respons Edward Akbar

Trump dan kawan-kawan merespons pilihan Harris dengan nada sumbang. Dalam komentar pertamanya pasca pengumuman pemilihan Walz, Trump ogah menyebut nama Walz. Trump hanya menulis “Terima Kasih” dalam huruf besar. Tidak ada yang paham apa maksud Presiden AS ke-45 itu.

Lima jam kemudian, Trump menulis reaksi lanjutan di akun media sosial miliknya di Truth Social.

“Ini kabar paling radikal di sejarah Amerika Serikat. Belum pernah ada yang seperti ini. Semoga tidak ada lagi,” tulisnya.

Baca juga : Kadernya Belum Dapat Slot di Daerah, Zul Sabar & Legowo

Setelah itu, Trump menulis “kembalikan si linglung Joe”. Taipan real estate ini bahkan memprediksi bahwa Biden bakal mengambil posisi capres Partai Demokrat dalam Konvensi Na­sional Demokrat akhir bulan ini.

“Dia (Joe Biden) merasa su­dah membuat kesalahan tragis dalam sejarah AS. Dia ingin mengambil kembali posisinya,” ujar Trump dalam postingan di media sosialnya dikutip MS­NBC, Rabu (7/8/2024).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.