Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harris Pilih Tim Walz Sebagai Cawapres
Kubu Donald Trump Kebakaran Jenggot
Kamis, 8 Agustus 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Sepertinya, Trump lebih suka melawan Biden daripada melawan Harris-Walz dalam Pilpres.
Juru Bicara Tim Kampanye Trump-Vance Karoline Leavitt menyebut Walz sebagai ekstremis liberal berbahaya.t
“Impian Harris-Walz di California adalah mimpi buruk seluruh warga Amerika,” ujarnya.
Baca juga : Kejagung Serahkan Kasus LPEI Ke KPK
Walz menjabat sebagai Gubernur Minnesota sejak 2019 hingga saat ini. Sebelum itu, dia menjadi anggota DPR AS dari 2007 hingga 2019.
Walz memenangkan Pemilu untuk kursi DPR AS pada 2006. Dia terpilih kembali untuk lima periode berikutnya, yakni untuk daerah pemilihan Minnesota Selatan.
Prestasi yang diraihnya selama menjabat gubernur, antara lain menyediakan makanan sekolah gratis untuk siswa, menerapkan kebebasan reproduksi, memperkuat hak pilih dan meletakkan dasar guna mewujudkan Minnesota 100 persen menggunakan listrik bersih mulai 2040.
Baca juga : Datar Respons Edward Akbar
Walz juga memangkas pajak untuk kelas menengah, serta memperluas cuti dalam tanggungan bagi pekerja Minnesota.
Pria bernama lengkap Timothy James Walz itu berdinas di kemiliteran mulai dari 1981 hingga 2005 dengan pangkat tertinggi Sersan Mayor.
Harris menyebut Walz sebagai seorang gubernur hingga guru yang selama ini telah memberikan kontribusi terbaik kepada negara.
Baca juga : Kadernya Belum Dapat Slot di Daerah, Zul Sabar & Legowo
“Salah satu hal yang mengejutkan saya tentang dia adalah keyakinannya memperjuangkan keluarga kelas menengah,” puji Harris. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 8 Agustus 2024 dengan judul "Harris Pilih Tim Walz Sebagai Cawapres Kubu Donald Trump Kebakaran Jenggot"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya