Dark/Light Mode

Cetak Ahli IT, Swiss German University Gandeng Perusahaan Keamanan Siber Rusia

Sabtu, 24 Agustus 2024 09:14 WIB
Positive Technologies, yang didukung Kementerian Pengembangan Digital Rusia, menggelar program pelatihan internasional di Moskow, Agustus 2024. Acara ini diikuti 70 ahli keamanan siber dari 20 negara. (Foto: Positive Technologies)
Positive Technologies, yang didukung Kementerian Pengembangan Digital Rusia, menggelar program pelatihan internasional di Moskow, Agustus 2024. Acara ini diikuti 70 ahli keamanan siber dari 20 negara. (Foto: Positive Technologies)

RM.id  Rakyat Merdeka - Swiss German University, universitas swasta Indonesia di Tangerang, Banten resmi berkolaborasi dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber Rusia, untuk mencetak para ahli keamanan siber dan perlindungan infrastruktur teknologi Informasi di Tanah Air. Penandatanganan nota kemitraan strategis itu dilakukan di hari terakhir Positive Hack Camp di Moskow, Rusia, Jumat (23/8/2024).

Positive Hack Camp adalah program pelatihan internasional besutan Positive Education dan CyberEd, bagi para praktisi keamanan siber. Acara yang digelar Positive Technologies ini, mendapat dukungan dari Kementerian Pengembangan Digital Rusia. Acara yang selanjutnya akan digelar tahunan ini, diikuti 70 ahli IT dari 20 negara. Termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Bahrain, Indonesia, Malaysia, Brazil, dan Afrika Selatan.

Baca juga : Aldi Idrus Siap Jaga Benteng Pertahanan Bajul Ijo

Terkait hal ini, Rektor Swiss German University Dr. Dipl-Ing Samuel P Kusumocahyo mengatakan, adopsi teknologi digital yang cepat kini telah melampaui perkembangan keamanan siber di banyak bagian dunia.

“Kami sangat menghargai kesediaan Positive Technologies sebagai perusahaan keamanan informasi terkemuka di dunia, untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan kami,” kata Samuel dalam keterangan resmi Positive Technologies yang diterima RM.id, Jumat (23/8/2024) malam.

“Kami senang bermitra dengan perusahaan dengan pengalaman langsung yang luas di bidang ini,” imbuhnya.

Baca juga : Kembangkan Industri Baja, Krakatau Steel Gandeng 2 Perusahaan China

Sementara Customer and Training Director, Positive Technologies, Yuliya Danchina menuturkan, pihaknya memiliki keahlian yang luas dalam keamanan siber. Termasuk, keamanan siber praktis untuk berbagai event internasional besar.

“Sekarang ini, kami menghadapi peningkatan permintaan ahli keamanan siber dari sejumlah negara. Industri keamanan siber di seluruh dunia membutuhkan pemain kuat, yang mampu melatih dan mengembangkan bakat profesional, untuk menciptakan sistem keamanan siber global yang berorientasi pada hasil," ujar Danchina.

Selain menggelar Positive Hack Camp, Positive Technologies juga rutin menyelenggarakan acara besar tahunan seperti Festival Keamanan Siber Internasional Positive Hack Days (PHDays Fest) dan Standoff Cyberbattle, untuk memfasilitasi pertukaran pengalaman dan ide para ahli keamanan siber dari berbagai negara.

Baca juga : Conference Xtra, Menag Titip Pesan Bagi Agen Perubahan Layanan Pelatihan

Mei 2024, PHDays Fest 2 dihadiri 200 peserta internasional dari 17 negara yang mencakup Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Standoff Cyberbattle memungkinkan para profesional keamanan siber, untuk mengeksplorasi phygital twins dari infrastruktur TI nyata. Serta mengasah keterampilan dalam mendeteksi kerentanan atau melawan serangan siber.

Juni 2024, spin-off pertempuran dunia maya diadakan untuk pertama kalinya, sebagai bagian dari acara St. Petersburg International Economic Forum. Event ini menampilkan 42 tim dari 21 negara di Asia Tengah dan Selatan, Afrika, dan Timur Tengah.

Lebih dari 4.500 ahli keamanan siber telah bergabung dengan Standoff sejak entitas itu didirikan sembilan tahun lalu, dan membentuk 200 tim dari 30 negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.