Dark/Light Mode

Harapan Menlu: Investasi AS Ke RI Bertambah, Hambatan Perdagangan Makin Sedikit

Senin, 26 Agustus 2024 23:15 WIB
Menlu Retno Marsudi dalam acara Forum Bisnis Indonesia-AS bertema Elevating Indonesia-US EConomic Relatios Under THE CSP di Washington DC, Senin (26/8/2024). (Foto: Istimewa)
Menlu Retno Marsudi dalam acara Forum Bisnis Indonesia-AS bertema Elevating Indonesia-US EConomic Relatios Under THE CSP di Washington DC, Senin (26/8/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan dua hal yang diinginkan Indonesia, dari kemitraan strategis komprehensif dengan Amerika Serikat (AS). Pertama, investasi yang terus bertambah. Kedua, hambatan perdagangan yang semakin sedikit.

Inilah yang membuat Indonesia mendukung Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) sebagai platform, untuk mewujudkan manfaat konkret dan hasil yang nyata.

Baca juga : Kominfo Ajukan Harmonisasi Aturan Perlindungan Anak Di Ranah Digital

“Indonesia membutuhkan dukungan AS untuk mengimplementasikan ASEAN Outlook di kawasan Indo Pasifik,” kata Retno dalam acara Forum Bisnis Indonesia-AS bertema Elevating Indonesia-US EConomic Relatios Under THE CSP di Washington DC, Senin (26/8/2024).

Dia berharap, IPEF dapat terus mengedepankan akses pasar yang lebih luas dan lebih inklusif.

Baca juga : Tips Mewaspadai Kejahatan Seksual di Ruangan Digital

“Saya percaya, forum kita hari ini dapat menghasilkan beberapa komitmen baru untuk mewujudkan kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan AS. Saya juga meyakini, kerja sama kedua negara dapat berkontribusi pada upaya perdamaian dan stabilitas kawasan,” papar Retno.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.