Dark/Light Mode
Prabowo-Marles Teken Kerja Sama Pertahanan
RI-Australia Atasi Ancaman Keamanan Di Asia Pasifik
Sebelumnya
“Kami sangat tersanjung dan terkesan dengan parade para Taruna hari ini,” ungkap Marles.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan, penandatanganan DCA RI-Australia tercapai berkat kerja sama pertahanan yang telah terjalin baik selama hampir 60 tahun.
RI dan Australia yakin, DCA bisa membantu mengantisipasi ancaman keamanan di masa mendatang di kawasan Asia-Pasifik melalui upaya kerja sama pertahanan yang kolaboratif. Hal ini tak lepas dari besarnya potensi konflik di Asia Pasifik.
Baca juga : Pengusaha Gelontorkan Duit Untuk Pejabat BTP Sumbagut
Misalnya, perseteruan di Laut China Selatan antara China dan Amerika Serikat-Taiwan, serta China dengan sejumlah negara di Asia Tenggara karena persoalan klaim.
Uji coba rudal Korea Utara juga turut mengkhawatirkan potensi konflik di Asia Pasifik.
Perjanjian Kerja Sama Pertahanan ini bersifat mengikat secara hukum sehingga kedua negara menunjukkan komitmen serius.
Baca juga : Telaten Rawat Ayah Yang Sedang Sakit
Peningkatan status DCA menjadi perjanjian yang mengikat secara hukum berdasarkan intensitas peningkatan kegiatan kerja sama militer kedua negara selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Khususnya di bidang pendidikan dan pelatihan.
Beberapa di antaranya pengiriman Taruna TNI untuk belajar di Australian Defence Forces Academy (ADFA) dan Duntroon Military Academy, rencana Join UN Mission antara TNI dan ADF, serta peningkatan intensitas Latihan Gabungan (LATMA) baik antar-matra maupun gabungan tiga matra kedua negara.
Perundingan naskah perjanjian ini telah dilakukan melalui serangkaian pertemuan di Jakarta pada Mei dan Desember. Termasuk di Canberra pada Agustus 2023. MEL
Baca juga : Hapus Foto Suami,Curhat Galau
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 31 Agustus 2024 dengan judul "Prabowo-Marles Teken Kerja Sama Pertahanan, RI-Australia Atasi Ancaman Keamanan Di Asia Pasifik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.