Dark/Light Mode

Dubes Indonesia Untuk Belanda Mayerfas Happy, Peresmian IHA Dihadiri Menlu Retno

Sabtu, 21 September 2024 07:22 WIB
Dubes Mayerfas (keempat kiri) dan Menlu Retno Marsudi (ketiga kiri) bersama sejumlah staf KBRI Den Haag berfoto di depan Indonesia House Amsterdam, Belanda, Selasa (17/9/2024). (Foto: Dok. KBRI Den Haag)
Dubes Mayerfas (keempat kiri) dan Menlu Retno Marsudi (ketiga kiri) bersama sejumlah staf KBRI Den Haag berfoto di depan Indonesia House Amsterdam, Belanda, Selasa (17/9/2024). (Foto: Dok. KBRI Den Haag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Belanda Mayerfas meresmikan Rumah Indonesia di Amsterdam atau Indonesia House Amsterdam (IHA), Selasa (17/9/2024).

Peresmian IHA ini makin berkesan dengan kehadiran mantan Dubes Indonesia untuk Belanda yang kini menjabat Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Retno mendampingi Dubes Ma­yerfas membuka papan nama di din­ding depan gedung 5 lantai yang beralamat di Brachthuijzers­traat 4 Amsterdam.

Seluruh staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag dan beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) ikut menyaksikan acara ini.

Dalam pidatonya, Dubes Ma­yerfas mengatakan, IHA dengan luas lebih dari 1.400 meter per­segi ini merupakan pusat promosi Indonesia di luar negeri yang terbesar dan terlengkap. Setiap lantainya diperuntukkan sebagai tempat promosi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan mempererat hubungan kedua negara.

Baca juga : Dubes Uni Emirat Arab Untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri Paparkan Capaian UEA Di Bidang AI & Teknologi

“Empat tahun lalu, gedung ini hanya berupa tumpukan ba­tu bata tua yang sudah usang dan terbengkalai. Sekarang kita dapat melihatnya kembali hidup dan memiliki masa depan yang menjanjikan dan berkembang pesat,” ujar Dubes Mayerfas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/9/2024).

Retno berharap, IHA harus benar-benar mewakili wajah Indo­nesia yang modern dan yang ter­baik. “Jangan ecek-ecek,” pesan Retno. 

Dia menegaskan gedung itu akan menjadi pusat promosi ekonomi dan budaya Indonesia di Belanda.

Pada batu prasasti marmer berwarna biru, Retno menulis: Rumah ini adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia, Belanda dan Eropa.

Baca juga : Castrol Indonesia Genjot Pasar Pelumas Sektor Pertambangan

Bangunan yang pernah difungsikan sebagai Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) sejak 1967 ini sempat kosong hampir lima dekade setelah ditutup pada 1976. Ba­ngunan tersebut direnovasi se­telah Peme­rintah Indonesia pa­da 2020 memutuskan untuk kembali memanfaatkannya.

Renovasi sempat terkendala pandemi Covid-19. Pada Juli 2021, renovasi dimulai dan selesai di akhir 2022. Bangunan mulai beroperasi awal 2023.

Direktur Jenderal Kebuda­yaan dan Media Belanda Barbera Wolfensberger memuji peresmian IHA dan menantikan berbagai acara mendatang di rumah tersebut. 

Sejak 2023, IHA telah menyelenggarakan berba­gai acara, seperti Forum Per­da­gangan, Pariwisata dan Investasi, Dialog Start-up In­donesia-Belanda, Pameran Ulos Batak, Peragaan Busana Batik Berkelanjutan dan masih banyak lagi. 

Baca juga : Dubes Indonesia Untuk Jepang Heri Akhmadi Kolaborasikan Wastra Nusantara & Kimono

Dalam beberapa bulan mendatang, IHA juga akan mempersembahkan bebe­rapa acara promosi, di antaranya Indonesia Spice Week Amsterdam  dan The First Indonesia Mediccal  Wellness Tourism Expo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.