Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mahathir Masih Lincah Injak Gas Hingga 154 Km/Jam Di Usia 99
Rabu, 25 September 2024 17:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bagi Mahathir Mohamad, usia sepertinya memang hanya sebatas angka. Terbukti, di umurnya yang sudah menginjak angka 99, mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia itu masih lincah menginjak pedal gas di Sirkuit Internasional Sepang (SIC).
Dalam video yang diunggah di laman Facebook-nya, Mahathir awalnya terlihat duduk di kursi penumpang SUV Audi Q5, yang dikemudikan Ketua Non-Eksekutif SIC, Mohamed Azman Yahya.
Setelahnya, pria kelahiran Alor Setar 10 Juli 1925 itu terlihat mengemudikan mobil dengan kecepatan 154 km/jam.
Baca juga : Mantan Pelatih Timnas Inggris Sven Goran Eriksson Meninggal Dalam Usia 76
Azman lalu bertanya kepada Mahathir, bagaimana ide mendirikan sirkuit balap dan mempromosikan F1 ke Malaysia bisa tercetus di masa jabatan pertama Mahathir sebagai perdana menteri (1981-2003). Untuk diketahui, Sirkuit Sepang diresmikan Mahathir pada tahun 1999.
Mahathir pun menjawab, langkah itu diambilnya karena Malaysia tidak memiliki banyak tempat wisata.
"Karena itu, kami menggelar balapan untuk menarik minat wisatawan dan pengunjung dari luar negeri. Kami juga perlu menghibur masyarakat,” jelas Mahathir, seperti dikutip The Star, Rabu (25/9/2024).
Dia ingin masyarakat bisa melihat langsung atraksi F1, ketimbang hanya menontonnya di televisi.
“Itulah yang saya bahas dengan mantan Ketua SIC Basir Ismail. Kami berpikir, itu adalah investasi yang berharga,” tutur Mahathir.
Menurutnya, Malaysia bangga menjadi tuan rumah ajang balap F1, karena tidak banyak negara yang berpikir untuk membawa olahraga otomotif ke Tanah Air mereka.
Baca juga : Basis Massa Terpecah, Ikfina Disalip Gus Barra Di Pilkada Mojokerto
"Kami adalah negara berkembang pertama yang melakukannya," ucap pria yang pernah beberapa kali mengalami serangan jantung dan menjalani operasi jantung.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya