Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang pria di China bermarga Luo mendapatkan ide memakai alat pijat bergetar (massage gun) untuk memijat matanya yang kelelahan. Bukannya sembuh, pria berusia 42 tahun itu malah dilarikan ke rumah sakit karena lensa matanya bergeser dari posisinya yang normal.
Kasus dislokasi lensa ini diungkap Rumah Sakit Mata Aier Universitas Wuhan. Dilansir Oddity Central, Luo merupakan pencinta kesehatan dan kebugaran. Dia memiliki alat pijat bertenaga baterai yang bergetar.
Luo membelinya atas rekomendasi seorang instruktur kebugaran. Instruktur tersebut mengatakan, alat itu akan memberikan keajaiban pada otot-ototnya yang lelah.
Baca juga : Perkuat Wilayah Perbatasan, Presiden Resmikan 7 PLBN Terpadu Serentak
Namun, pria itu bertindak terlalu jauh. Saat matanya terasa lelah, dia mengira alat pijat itu akan memberikan efek yang sama pada matanya, seperti pada otot-ototnya.
Awalnya, semuanya tampak baik-baik saja. Luo benar-benar merasa lebih rileks setelah menggunakan alat pijat pada matanya. Tetapi setelah sekitar seminggu, dia menyadari bahwa penglihatannya menjadi kabur. Luo panik dan segera pergi ke rumah sakit.
Wakil Kepala Dokter dari Departemen Katarak dan Presbiopia Mata Aier Universitas Wuhan, Sung Min mengatakan, mata sangat sensitif terhadap trauma fisik. Menurutnya, getaran frekuensi tinggi alat pijat itu sebanding dengan pukulan cepat berintensitas rendah.
Baca juga : Kaesang Turun Gunung Menangkan Arfi-Yena Di Pilwakot Bandung
Sebab itu, mata mudah mengalami dislokasi lensa, kekeruhan, hingga ablasi retina. Semua itu menyebabkan masalah penglihatan yang serius.
Akhirnya, Luo harus menjalani operasi dengan bantuan laser untuk memperbaiki kerusakan pada matanya. Kasus ini menjadi pengingat, bahaya menggunakan alat pijat di bagian yang tidak seharusnya. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul "Lensa Mata Bergeser Usai Gunakan Alat Pijat Getar"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya