Dark/Light Mode

Kerja Sama Program Pertukaran Pelajar

Hubungan RI-Kenya Kian Lengket Di Usia 45 Tahun

Jumat, 11 Oktober 2024 06:20 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Kenya Mohamad Hery Saripudin (tengah), Dubes Kenya untuk Indonesia Galma Mukhe Boru (kanan) dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Asep Saifudin Jahar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Banten, Kamis (10/10/2024). (Foto: DAYLARASATI DYAH UTAMI/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)
Duta Besar Indonesia untuk Kenya Mohamad Hery Saripudin (tengah), Dubes Kenya untuk Indonesia Galma Mukhe Boru (kanan) dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Asep Saifudin Jahar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Banten, Kamis (10/10/2024). (Foto: DAYLARASATI DYAH UTAMI/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hubungan Indonesia dan Kenya makin lengket di usianya yang ke-45 tahun. Kerja sama kedua negara meliputi bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, pertukaran budaya, people to people contact hingga pariwisata.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kenya dan Uganda Mohamad Hery Saripudin mengatakan, Indonesia berupaya terus mempererat hubungan dengan Kenya. Salah satunya melalui program pertukaran mahasiswa.

“Semakin banyak jumlah pemuda dari kedua negara yang saling bertukar, saling mengunjungi dan belajar, semakin dekat dan semakin kuat hubungan kita,” ujar Dubes Hery dalam Seminar 45 Tahun Hubungan Indonesia dan Kenya di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Kamis (10/10/2024).

Dubes Hery menuturkan, visi Kedutan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kenya terdiri dari dua pilar. Yakni pilar ekonomi sebagaimana diamanatkan presiden dan pilar pendidikan.

“Hubungan masa depan Indonesia dan Kenya bergantung pada generasi muda,” imbuhnya.

Baca juga : Mantan Istri Miliarder AS?

Karena itu, dia sangat mendukung kolaborasi antara UIN Jakarta dengan Universitas Islam Kenya yang akan memfasilitasi 30 orang pemuda Kenya meraih gelar Sarjana, Magister dan PhD.

“Tentu saja, semua prestasi itu karena kerja sama yang erat antara dua Pemerintah,” ujar diplomat yang pernah menjabat sebagai Konsul Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi.

Dubes Hery juga menuturkan, dia sangat beruntung punya rekan seperti Dubes Kenya untuk Indonesia Galma Mukhe Boru, sehingga kerja sama kedua negara semakin erat.

“Saya mempunyai rekan yang sangat gigih dan penuh semangat dalam pengembangan kerja sama,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Boru mengatakan, Kenya berkomitmen memperkuat hubungan diplomatik dengan Indonesia dari segala aspek. Sebab, Indonesia merupakan negara ekonomi terkuat di Asia Tenggara (ASEAN).

Baca juga : Prabowo Pakai Menteri-menteri Terbaik Jokowi

Dalam bidang pendidikan, Dubes Boru mengatakan, pemuda di Kenya lebih memilih ku liah di Malaysia daripada di Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, sudah mulai banyak pelajar Kenya yang menempuh pendidikan di Indonesia. Saat ini, ada 100 mahasiswa asal Kenya kuliah di Tanah Air.

“Kami masih memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan kerja sama, khususnya dalam bidang pendidikan,” tandasnya.

Seminar itu dibuka dengan Tarian Betawi, Lenggang Nyai. Tari ini menggambarkan keanggunan dan ciri khas keragaman budaya Indonesia.

Pada kesempatan itu juga diteken Nota Kesepahaman bidang pendidikan antara UIN Syarif Hidayatullah dan Universitas Islam Kenya. Penandatanganan dilakukan Rektor UIN Prof. Asep Saifudin Jahar dan Wakil Rektor Universitas Islam Kenya Prof Ali Said Sunkar.

Seminar diisi dengan diskusi panel yang dimoderatori Kepala Pusat Kerja Sama Internasional UIN Syarif Hidayatullah Prof. Maila Dinia Husni Rahiem.

Baca juga : Ganjar Dan Anies Diundang, Pestanya Di Sudirman-Thamrin

Diskusi menghadirkan Dosen Departemen Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Faisal Nurdin Idris, Peneliti Ekonomi dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Dandy Rafitrandi, Direktur Fasilitasi Ekspor Impor Kementerian Perdagangan Iskandar Panjaitan, Wakil Rektor Universitas Islam Kenya (IUK) Prof. Ali Said Sunkar dan penerima beasiswa Indonesia dari Kenya Charity Maina. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 22, edisi Jumat, 11 Oktober 2024 dengan judul "Gencar Investasi Di Segmen AI, Kinerja Telkom Kian Melesat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.