Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ketemu Di KTT BRICS
Xi Jinping Dan Putin Pamer Kemesraan
Kamis, 24 Oktober 2024 06:20 WIB
Sebelumnya
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono tiba di Rusia, Selasa (22/10/2024) malam waktu setempat untuk menghadiri KTT BRICS.
Ini merupakan kunjungan perdananya sebagai Menlu usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Senin (21/10/2024).
Sugiono tiba di Bandara Internasional Kazan, Tatarstan, Rusia dengan menumpang Pesawat Falcon 8X A-0802 milik TNI AU. Kedatangannya disambut Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Tavares serta beberapa tokoh Rusia beserta militer.
Baca juga : Harvey Moeis Berdalih Untuk Covid, Jaksa Tidak Percaya
“Kehadiran Menlu Sugiono di forum ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam forum-forum internasional. Dan, memperkuat hubungan dengan seluruh negara, termasuk anggota BRICS,” pernyataan Kemlu, Selasa (22/10/2024).
Dalam kunjungan ini, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden New Development Bank (NDB) Dilma Rousseff (23/10/2024) di sela-sela KTT BRICS Plus.
Mengawali pertemuan, Sugiono menyampaikan berbagai program strategis nasional. Antara lain pembangunan rumah rakyat, perbaikan sanitasi sekolah-sekolah, program makan siang bergizi, serta transisi energi berbasis biofuel. Menurut Sugiono, program-program tersebut banyak kemiripan dengan program-program bantuan pendanaan NDB.
Baca juga : Paula Verhoeven, Tak Saling Sapa Dengan Baim Wong
Presiden NDB Rousseff mengamini pemaparan Sugiono. “Program-program tersebut sejalan dengan mandat NDB untuk melawan ketimpangan,” katanya.
NDB didirikan oleh negara-negara pendiri awal BRICS untuk mendukung proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang.
NDB dibentuk pada Juli 2014 dan memiliki kantor pusat di Shanghai, China dan Pusat Regional Afrika di Johannesburg, Afrika Selatan. Indonesia telah diundang untuk bergabung dengan NDB sejak tahun 2022, dan saat ini masih dalam proses pengkajian. LDU
Baca juga : Jokowi Makan Tongseng Kambing, Ditemani Bu Iriana
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 24 Oktober 2024 dengan judul "Ketemu Di KTT BRICS Xi Jinping Dan Putin Pamer Kemesraan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya