Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Celotehan Biden Bikin Dukungan Ke Harris Menyusut
Trump Kampanye Di Truk Sampah
Sabtu, 2 November 2024 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik JD Vance menyebut Presiden AS Joe Biden bakal membantu Capres Partai Republik Donald Trump memenangi Pemilu Presiden (Pilpres) pada 5 November mendatang.
Hal itu disampaikan Vance dalam wawancara bersama podcaster populer Joe Rogan, Rabu (30/10/2024). Dia menanggapi ucapan Biden bahwa pendukungTrump merupakan sampah. Tentu saja, hal tersebut bakal mendongkrak dukungan untuk Trump.
Joe Rogan menjadi pembawa acara podcast yang paling banyak didengarkan di Spotify, The Joe Rogan Experience, dengan sekitar 14,5 juta pengikut. Pendengarnya sebagian besar terdiri dari para pria muda.
“Setelah kami menang, saya yakin sekali Biden sebenarnya mendukung kami selama ini,” ucap Vance, merujuk pada momen saat Biden mengenakan topi merah “Trump 2024” ketika berkunjung ke Stasiun Pemadam Kebakaran Shanksville di Negara Bagian Pennsylvania, pada hari peringatan serangan 11 September 2001.
Baca juga : Tersangka Diduga Lakukan Monopoli Dan Pengaturan Harga
Dalam sebuah video, Biden terlihat berbicara dengan orang-orang yang menghadiri acara tersebut. Ada warga yang memintanya mengenakan topi itu.
Wakil Sekretaris Pers Senior Gedung Putih Andrew Bates mengatakan, Biden mengenakan topi itu hanya sebentar, sebagai tanda persatuan.
Kendati begitu, Vance berseloroh bakal bertaruh 20 dolar AS atau sekitar Rp 315 ribu bahwa Hunter Biden, putranya Biden, mendukung kandidat Partai Republik daripada kandidat Partai Demokrat Kamala Harris.
Sementara, Biden mendukung Harris setelah dia keluar dari bursa Capres 2024 pada Juli lalu, dan telah menjadi pendukung kampanye Harris sejak saat itu.
Baca juga : Amanda Manopo, Dapat Mawar Arya, Bilang I Love You
Biden menuai kritikan usai menyebut pendukung Trump sebagai sampah. Sebutan itu muncul saat Biden berbicara via panggilan video dengan lembaga nirlaba, VotoLatino, Selasa (29/10/2034).
Saat itu, dia ditanya soal pendukung Trump, Tony Hinchcliffe, yang menyebut Puerto Ricosebagai pulau sampah terapung.
Puerto Rico merupakan wilayah kepulauan Amerika yang berada di Karibia. Jumlah diaspora AS yang hidup di sana mencapai 6 juta orang.
“Satu-satunya sampah yang saya lihat beredar di luar sana adalah para pendukungnya,” ujar Biden dikutip AFP, Rabu (30/10/2024).
Baca juga : IKN Dilanjutkan, Tapi Tidak Secepat Dulu
“Gambaran buruk dia terhadap orang Latin tak beralasan dan tak mencerminkan orang Amerika,” ujar Biden, mengomentari pernyataan Tony Hinchcliffe.
Di tengah kontroversi yang muncul, Biden berupaya mengklarifikasi pernyataannya melalui akun X pada Selasa malam. Dia menyebut bahwa retorika kebencian mengenai Puerto Riko yang dilontarkan dalam acara tersebut memang layak disebut sampah.
Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre menegaskan, Biden adalah Presiden untuk semua warga. Namun, dia tidak segan mengkritik retorika yang dianggap sebagai ujaran kebencian.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya