Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Duduk Berdampingan dalam Rapat, Imin & Gus Ipul Terbahak-bahak
Jumat, 1 November 2024 08:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, ikut rapat koordinasi dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Kamis (31/10/2024). Usai rapat, Gus Ipul ngaku nyaman dengan Cak Imin.
Ini adalah rapat koordinasi pertama antara Gus Ipul dan Cak Imin, setelah dilantik sebagai anggota Kabinet Merah Putih, 21 November lalu. Saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) memang berada di bawah koordinasi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.
Dalam unggahan akun Instagram @kemenkopmri, suasana rapat terlihat cair. Cak Imin dan Gus Ipul duduk berdampingan. Dalam satu momen, keduanya terlihat tertawa terbahak bersama. Di momen lain, intens berdiskusi. Usai rapat, keduanya menggelar konferensi pers bersama dalam suasana yang gembira.
Gus Ipul mengaku melapor ke Cak Imin terkait pembentukan data tunggal kesejahteraan sosial. "Kami ingin Pak Menko nanti bisa menjadi koordinator tercapainya data tunggal kesejahteraan sosial," ucap Sekjen PBNU ini, mengawali keterangan persnya.
Baca juga : Prabowo-RK 1 Jam Bahas Banyak Hal
Setelah ini, dia berharap Cak Imin dapat melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan data tunggal. Sebab, data tunggal kesejahteraan yang dimiliki Kemensos bisa menjadi acuan untuk semua kementerian dan lembaga, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Gus Ipul mengungkapkan, beberapa kementerian juga memiliki data yang menyangkut kesejahteraan sosial. Karenanya, dia berharap Cak Imin dapat mengintegrasikan berbagai data dari seluruh kementerian menjadi data tunggal.
"Berdasarkan data inilah kita semua bekerja. Karena sudah ada data, maka kerjanya harus terukur," paparnya.
Mengenai suasana rapat dengan Cak Imin, Gus Ipul terasa nyaman. "Ya nyaman, nggak ada masalah,” imbuhnya.
Baca juga : Giant Sea Wall Akan Segera Dibangun
Dia memastikan, suasana rapat tidak kaku. “Kita sama-sama dewasa, wis podo gedene," ucapnya.
Sebelum rapat ini, kata Gus Ipul, dirinya sudah beberapa kali bertemu Cak Imin. Ditambah lagi, ada tuntutan soliditas antar anggota Kabinet Merah Putih sesuai arahan Prabowo.
"Maka itu, kita tidak bicara kepentingan pribadi. Mungkin ada perbedaan dalam urusan lain, tapi dalam urusan kenegaraan bersama-sama membantu Presiden, ya kita harus bersama-sama," ucap mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.
Cak Imin ikut memberikan keterangan. Ketua Umum PKB ini menuturkan, rapat telah menyepakati beberapa program kerja yang sifatnya jangka pendek, menengah, dan panjang. Dia memastikan, negara hadir mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari perlindungan sosial, rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial.
Baca juga : Tito: Tolong, Jangan Dihajar Juga
"Tiga tahap itu yang akan kita siapkan lebih detail lagi," ucapnya.
Cak Imin melanjutkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk satu data tunggal kesejahteraan yang berkaitan tentang data kemiskinan hingga kualitas hidup masyarakat.
Sebelumnya, hubungan Gus Ipul dan Cak Imin sempat panas. Pemicunya, Gus Ipul sempah menggoyang kepemimpinan Cak Imin di PKB. Di PBNU, Gus Ipul membentuk Tim Lima atau Panitia Khusus (Pansus) untuk mengembalikan PKB ke NU. Alasannya, kepemimpinan Cak Imin banyak membuat pernyataan yang melenceng dari fatsun awal berdirinya PKB.
Setelah itu, saling serang pun terjadi. PKB menganggap juga PBNU yang menyimpang dari khittah. Cak Imin Cs juga menuding Gus Ipul bikin kisruh. Puncaknya, saat PKB menggelar Muktamar pada akhir Agustus lalu. Ada kabar, Gus Ipul Cs akan menggelar Muktamar tandingan. Namun, setelah kepengurusan Cak Imin disahkan Menkumham pada awal September, kisruh mulai mereda.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya