Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Salaman Sambil Duduk Di KTT APEC, PM Jepang Shigeru Ishiba Panen Kritikan
Rabu, 20 November 2024 10:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba panen kritikan online dari warganya, atas sikap tidak sopan di KTT APEC, Peru.
Rekaman video memperlihatkan, PM Ishiba menyapa para pemimpin lain sambil tetap duduk. Dia terlihat memantau smartphone-nya sambil duduk, sementara para pemimpin lainnya seperti PM Kanada Justin Trudeau dan PM Malaysia Anwar Ibrahim mendekatinya.
Baca juga : Di KTT Peru, Prabowo Janji Turunkan Kemiskinan
PM Ishiba tampak mengangkat kepala dari pandangan ke arah smartphone dan berjabat tangan dengan para pemimpin negara. Tapi, dia tidak berdiri.
"Sangat memalukan," tulis seorang netizen dalam bahasa Jepang, seperti dikutip Kyodo, Rabu (20/11/2024).
Baca juga : Kalahkan Garuda 4-0, Jepang Memang Jauh Lebih Kuat
Yang lainnya berkata, "Ini bahkan bukan tentang menjadi perdana menteri. Sikapnya tidak masuk akal untuk orang dewasa".
Tak cuma itu, PM Ishiba juga dituduh bersikap kasar setelah rekaman video lainnya menunjukkan dia menonton tarian pada upacara penyambutan untuk pertemuan puncak APEC, dengan tangan disilangkan.
Baca juga : Janjikan Reformasi, PM Jepang Shigeru Ishiba Keukeuh Tak Mau Lengser
PM Ishiba yang lahir pada 4 Februari 1957 memulai debut diplomatiknya sebagai pemimpin Jepang pada bulan lalu, dalam KTT ASEAN di Laos.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya