Dark/Light Mode

Janjikan Reformasi, PM Jepang Shigeru Ishiba Keukeuh Tak Mau Lengser

Senin, 28 Oktober 2024 19:43 WIB
PM Jepang Shigeru Ishiba (Foto: Instagram)
PM Jepang Shigeru Ishiba (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba (67) memastikan tetap memegang teguh jabatan, meski koalisi partainya gagal mendulang suara mayoritas untuk pertama kalinya sejak 2009, dalam pemilihan dadakan pada Minggu (27/10/2024).

Dia tak mau kekosongan politik terjadi di negara ekonomi terbesar keempat di dunia.

Baca juga : Senin Pagi, Gunung Semeru Alami 3 Kali Letusan

Menurutnya, faktor terbesar yang menyebabkan seretnya perolehan suara LDP adalah kecurigaan, ketidakpercayaan, dan kemarahan masyarakat atas skandal korupsi penggalangan dana politik. Hal yang sama juga menenggelamkan pendahulunya, Fumio Kishida.

"Saya akan memberlakukan reformasi mendasar terkait isu uang dan politik," kata Ishiba kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Senin (28/10/2024).

Baca juga : Hari Kedua Retreat Magelang, Seluruh Anggota Kabinet Merah Putih, Senam Pagi

NHK memproyeksikan, LDP dan mitra koalisi juniornya, Komeito gagal mencapai target Ishiba untuk memenangkan 233 kursi, dari total 456.  LDP hanya mampu memenangkan 191 kursi, turun dari 259 pada pemilihan terakhir tahun 2021. Sedangkan Komeito 24. Hasil resmi belum dipublikasikan.

"Selama kehidupan kita sendiri tidak membaik, saya pikir semua orang telah menyerah pada gagasan bahwa kita dapat berharap apa pun dari politisi," kata pekerja restoran Masakazu Ikeuchi (44).

Baca juga : Pelantikan Presiden Jam Berapa? Berikut Jadwal Lengkapnya

Di tengah situasi  ini, nilai mata uang yen mencapai titik terendah dalam tiga bulan, merosot lebih dari satu persen terhadap dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.