Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Indonesia Untuk Swedia Kamapradipta Isnomo Tampilkan Budaya Minang Di Pasar Malam Indonesia
Selasa, 3 Desember 2024 07:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Acara “Pasar Malam Indonesia” yang mengangkat budaya Minang sukses digelar di Boo Folkets Hus, Stockholm, Swedia. Acara ini merupakan jembatan yang dapat memperkuat hubungan budaya Indonesia dan Swedia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Stockholm bekerja sama dengan Svensk- Indonesiska Sällskapet atau Swedish-Indonesian Society (SIS) menggelar Pasar Malam di Ibu Kota Swedia, Sabtu (23/11/2024).
Kegiatan tahunan ini mampu menarik antusiasme masyarakat. Tercatat, 400 pengunjung hadir. Para tamu merupakan diaspora, mahasiswa, warga lokal Swedia, dan warga asing turut menikmati penampilan budaya Minang dari Sumatera Barat.
Panggung Pasar Malam diramaikan dengan penampilan seni dari berbagai penampil seperti Bagusföreningen, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), dan tim tari KBRI Stockholm. Mereka menampilkan tarian-tarian tradisional seperti Tari Indang, Tari Piring, Tari Tempurung, Tari Bagurau dan Tari Zapin Lancang Kuning.
Selain itu, cerita rakyat dihidupkan melalui penampilan teater Malin Kundang yang memukau penonton anak-anak.
Dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swedia Kamapradipta Isnomo menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kegiatan ini sebagai jembatan untuk memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Swedia.
“Melalui acara seperti ini, kami berharap hubungan budaya dan persahabatan antara Indonesia dan Swedia terus tumbuh dan berkembang di masa depan,” kata Dubes Kama-sapaan Kamapradipta Isnomo.
Dia juga berharap, acara ini tidak hanya menjadi momentum nostalgia bagi masyarakat Indonesia di Swedia. Namun, membuka peluang untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Baca juga : Resmi Beroperasi, KJRI Hamburg Sediakan Layanan Paspor Elektronik
Sebagai tamu kehormatan, anggota Riksdag sekaligus Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Indonesia-Swedia Adam Reuterskiöld memuji keragaman budaya Indonesia.
Dia menekankan pentingnya kegiatan seperti itu dalam membangun hubungan yang lebih erat antara kedua negara.
Keseruan acara dilengkapi dengan sesi karaoke dan fashion show yang menampilkan pakaian adat dan modern khas Indonesia. Tidak hanya seni budaya, pengunjung juga dimanjakan dengan ragam kuliner Indonesia yang otentik.
Sebanyak 27 booth makanan menyajikan masakan khas Nusantara. Termasuk hidangan Minangkabau seperti rendang, sate padang dan lontong sayur.
Baca juga : Gavriel: Indonesia Masuk BRICS, Genjot Perdagangan Ke China Dan India
Pengunjung juga dapat menikmati jajanan pasar, minuman tradisional dan kerajinan tangan khas Indonesia yang dipamerkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya