Dark/Light Mode

Kongres AS Sahkan Kemenangan Trump, Bawa Ingatan Ke Tragedi 4 Tahun Lalu

Selasa, 7 Januari 2025 07:50 WIB
Wakil Presiden AS Kamala Harris mengesahkan sertifikasi pemilihan Donald Trump selama sesi gabungan Kongres untuk mengesahkan pemilihan Trump, di Gedung DPR AS di Washington DC, Senin 6 Januari 2025.
Wakil Presiden AS Kamala Harris mengesahkan sertifikasi pemilihan Donald Trump selama sesi gabungan Kongres untuk mengesahkan pemilihan Trump, di Gedung DPR AS di Washington DC, Senin 6 Januari 2025.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kongres Amerika Serikat (AS) Senin (6/1), mengesahkan presiden terpilih Donald Trump sebagai pemenang pemilu 2024 di Capitol Hill. Prosesnya berlangsung tanpa gugatan, cepat dan lancar. 

Sangat kontras pada 6 Januari 2021. Empat tahun lalu, massa pendukung Trump merangsek ke  Capitol Hill untuk menggagalkan pengesahan hasil penghitungan suara pemilihan presiden AS. Mereka menolak mengakui kemenangan Joe Biden.

Waktu itu, orang-orang menerobos perintang dan aparat penjaga Capitol dan menduduki gedung itu selama empat jam. Kerusuhan Capitol itu menyebabkan empat orang tewas dan 52 orang ditangkap. 

Baca juga : Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

“Pengumuman hasil pemungutan suara oleh Presiden Senat ini akan dianggap sebagai pernyataan yang cukup tentang mereka yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Amerika, masing-masing untuk masa jabatan yang dimulai pada 20 Januari 2025, dan akan dimasukkan bersama dengan daftar suara pada jurnal DPR dan Senat,” ujar Kamala Harris.

Wakil Presiden Kamala Harris, yang memimpin sidang sertifikasi hasil pilpres membacakan hasil penghitungan suara. Termasuk kekalahannya sendiri.

Ruang sidang pun bergemuruh dengan tepuk tangan saat dibacakan Partai Republik meraih 312 suara elektoral untuk Trump, kemudian Partai Demokrat dengan 226 suara Harris. Dalam waktu setengah jam, proses sertifikasi selesai.

Baca juga : Lazio Vs Atalanta, Buru Kemenangan Di Akhir Tahun

Sidang berlansung dalam pengawasan ketat aparat. Apalagi Negeri Paman Sam itu mengalami dua insiden pada 1 Januari lalu. Yaitu serangan teroris di New Orleans yang menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 35 lainnya, serta ledakan Cybertruck Tesla di depan hotel milik presiden terpilih Donald Trump di Las Vegas.

Kedua peristiwa itu menyorot rencana keamanan di ibu kota untuk tiga acara besar dua minggu ke depan.

Diawali dengan sertifikasi hasil pilpres AS November lalu pada Senin (6/1/2024), persemayaman dan upacara pemakaman kenegaraan mendiang Presiden Jimmy Carter mulai dari Capitol Hill hingga Katedral pada hari Kamis (9/1); dan upacara pelantikan presiden terpilih Donald Trump dan perayaannya guna menandai masa jabatan kedua Trump pada 20 Januari mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.