Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya
Sabtu, 4 Januari 2025 17:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Almarhum Bripka Andithya Munartono yang gugur saat menyelamatkan wisatawan tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Almarhum kini resmi menyandang pangkat Aipda Anumerta.
Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri yang berlaku sejak 3 Januari 2025. “Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi personel Polri yang namanya tercantum dalam daftar lampiran keputusan ini,” bunyi petikan keputusan tersebut, Sabtu (4/1/2025).
Aipda Anumerta Andithya dimakamkan dengan upacara militer di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, yang dipimpin Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono, pukul 09.30 WIB pagi tadi. Dalam upacara tersebut, keluarga almarhum menerima santunan dari Kapolda Jawa Barat sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas kepergian almarhum.
Baca juga : Tekan Kenaikan Harga Sembako, Pemprov Dan BI Jakarta Gelar Pasar Murah
Bripka Andithya, anggota Polsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota, meninggal dunia pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14) yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, tepatnya di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari.
Saat kejadian, Bripka Andithya bersama rekannya, Bripka Wahyu, sedang berenang bersama keluarga. Keduanya melihat Sevina dalam kondisi kritis akibat terseret arus. Tanpa ragu, keduanya langsung memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus laut dan tingginya ombak menyeret Bripka Andithya, Sevina, serta seorang saksi mata bernama Supri (48) sejauh 40 meter dari bibir pantai.
Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan boogie board. Bripka Andithya dan Sevina kemudian dievakuasi oleh sebuah kapal nelayan yang berada di lokasi. Meski telah dilarikan ke RSUD Pandega, Bripka Andithya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan akibat tenggelam.
Baca juga : Kenaikan Harga Makanan Picu Kenaikan Inflasi Jakarta Pada Desember 2024
Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Bripka Andithya. “Meskipun almarhum bukan anggota Polres Pangandaran, dedikasi dan pengorbanannya menyelamatkan nyawa orang lain adalah wujud nyata pengabdian seorang Bhayangkara sejati,” ujarnya.
Kapolres menambahkan bahwa aksi heroik Bripka Andithya menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri. “Semangat keberanian dan pengorbanan almarhum merupakan teladan bagi kita semua. Kami kehilangan seorang pahlawan yang berjuang demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
Aksi heroik Aipda Anumerta Andithya Munartono akan selalu dikenang sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian tulus seorang anggota Polri kepada masyarakat. Semoga pengorbanan beliau menjadi teladan bagi generasi penerus Bhayangkara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya