Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Perayaan Natal tak menyurutkan semangat demonstran Hong Kong turun ke jalan. Mereka berjalan melewati mal-mal yang meriah dengan dekorasi Natal sambil meneriakkan slogan- slogan prodemokrasi, kemarin.
Bahkan ada demonstran yang membawa anaknya dalam aksi damai ini. Anaknya mengenakan baju Natal ala Sinterklas. Wajahnya juga tak menunjukkan kekhawatiran.
Selama Desember, sebagian besar unjuk rasa berlangsung damai, setelah para kandidat prodemokrasi menang dalam pemilihan dewan distrik sebulan sebelumnya.
“Unjuk rasa tetap berlangsung meski saat Natal,” kata Chan (28), pekerja restoran, di luar pusat perbelanjaan di distrik Mong Kok, dilansir Straitstimes.
Baca juga : Masih Ributin Ucapan Natal, Kapan Majunya Bangsa Ini?
“Saya kecewa pemerintah masih tidak menanggapi tuntutan kami. Kami terus keluar bahkan jika kami tidak memiliki banyak harapan,” kata Chan, yang hanya memberikan nama keluarganya.
Polisi anti huru-hara berpatroli melewati tempat-tempat protes sementara para turis dan pembeli, banyak yang memakai topi Santa atau tanduk rusa, berjalan melewatinya. Beberapa demonstran menduduki jalan utama dan memblokir lalu lintas di luar mal dan hotel-hotel mewah di dekat kawasan wisata Tsim Sha Tsui di Kowloon, Hong Kong.
Ratusan polisi berjaga di kawasan Tsim Sha Tsui ketika ribuan pembeli dan wisawatan merayakan Natal. Sebuah mobil water canon dan beberapa mobil lapis baja diparkir di sekitar daerah tersebut.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka akan mengerahkan “kekuatan minimum untuk melakukan pembubaran” dan menangkap “perusuh”.
Baca juga : BNI Hong Kong Promosikan Investasi dan Ekspor Indonesia
Banyak keluarga dengan anak- anak berkumpul di daerah itu untuk melihat lampu-lampu Natal di sepanjang kawasan Tsim Sha Tsui sebelum akhirnya terjadi kekacauan.
Sebelumnya, kekacauan terjadi di Hong Kong saat Malam Natal. Polisi anti huru-hara menembakkan ribuan gas air mata ke demonstran pada Selasa (24/12) malam.
Aktivis prodemokrasi ramai-ramai mengabarkan kekacauan ini di media sosial. Seperti yang dilakukan Joshua Wong dan Jef- frey Ngo. Jeffrey Ngo mengunggah tiga foto yang polisi huru hara Hong Kong sampai masuk ke pusat perbelanjaan untuk memburu demonstran.
Sekelompok polisi terlihat memakai atribut lengkap dari helm, tameng hingga senapan gas air mata. Sementara Joshua Wong membuat cuitan yang menyindir tindakan polisi Hong Kong. Ia membandingkan malam Natal di tempat lain dengan kekacauan yang terjadi di Hong Kong.
Baca juga : Dianggap Porno, Pameran Tato Setengah Bugil Diusut Malaysia
Lewat akun Twitter @joshuawongcf, Joshua mengunggah foto yang memperlihatkan malam Natal di Jerman. Sementara satu foto lain menunjukkan seorang polisi Hong Kong tampak menembakkan gas air mata. Cuitan mereka telah mendapat retweet dan disukai ribuan warganet. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya