Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sepekan Di Negeri Merlion (1)
Wakil Rakyat Dengarkan Curhat Penghuni Rusun
Jumat, 7 Februari 2025 05:05 WIB
Sebelumnya
Ada beberapa alasan utama yang mendasari kebijakan ini. Antara lain, Singapura menghadapi tantangan tingkat kelahiran yang rendah.
“Makanya Pemerintah membuat kebijakan yang mendukung keluarga. Seperti cuti orang tua dan subsidi anak. Pemerintah berharap, dengan kebijakan tersebut dapat mendorong lebih banyak pasangan untuk memiliki anak,” harapnya.
Baca juga : Cegah Kebocoran, Pemerintah Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan
Dia menjelaskan, kebijakan yang fokus pada keluarga dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup warga Singapura. Dengan memberikan akses ke perumahan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas, dan layanan kesehatan yang baik, keluarga di Singapura dapat hidup dengan lebih nyaman dan sejahtera. Dengan mendukung keluarga, pemerintah juga berusaha memperkuat ikatan sosial dan komunitas.
“Keluarga yang kuat dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih kohesif dan harmonis. Investasi dalam keluarga juga berarti investasi dalam generasi mendatang,” jelas Masagos.
Baca juga : Sinergi Diperkuat, Pemerintah Gencarkan Aksi Berantas Penyelundupan
Dengan memastikan anak-anak memiliki pendidikan dan kesehatan yang baik, lanjutnya, Singapura mempersiapkan generasi yang akan datang untuk menghadapi tantangan masa depan. Kebijakan yang mendukung keluarga juga membantu menarik dan mempertahankan talenta dari seluruh dunia.
“Dengan menawarkan lingkungan yang mendukung keluarga, Singapura menjadi tempat yang menarik bagi profesional dan pekerja berkualitas tinggi,” katanya.
Baca juga : Kebakaran Di Kebon Kosong, Polres Metro Jakpus Jadi Posko Pengungsian
Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah Singapura untuk mendukung dan memperkuat keluarga sebagai unit dasar masyarakat. (Bersambung)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya