Dark/Light Mode

Selamat, Bambang Brodjonegoro Jadi Dekan Institut Bank Pembangunan Asia

Selasa, 18 Februari 2025 18:52 WIB
Bambang Brodjonegoro (Foto: dok. ADB)
Bambang Brodjonegoro (Foto: dok. ADB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bambang Brodjonegoro, yang saat ini menjabat Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Urusan Ekonomi dan Pembangunan Nasional, resmi ditunjuk menjadi Dekan Institut Bank Pembangunan Asia (ADBI) yang berpusat di Tokyo, Jepang. Menggantikan Tetsushi Sonobe, yang menjabat posisi tersebut sejak April 2020.

Bambang akan menduduki posisi barunya pada 14 April 2025.

"Saya merasa terhormat bergabung dengan Asian Development Bank Institute, lembaga pemikir yang telah saya kenal dan tekuni selama bertahun-tahun," kata Bambang dalam keterangannya di situs resmi ADB, Selasa (18/2/2025).

Baca juga : Revitalisasi Institusi dan Raja Kecil pada Hierarki Kepemimpinan Nasional

Bambang menilai, ADB memiliki reputasi kuat untuk penelitian berkualitas tinggi dan pelatihan pengembangan kapasitas bagi para pembuat kebijakan di negara-negara berkembang anggota ADB.

“Saya berharap dapat bekerja sama dengan para mitra dan kolega untuk mengidentifikasi strategi pembangunan, yang akan membantu mengatasi tantangan bersama di kawasan Asia dan Pasifik. Serta mendukung kemakmuran dan kesehatan rakyat," papar pria bernama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Bambang yang lahir pada 3 Oktober 1966, meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Serta gelar Doktor dan Magister Perencanaan Perkotaan dari University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat (AS).

Baca juga : Bertemu Dudung, Bamsoet Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Bambang yang dipercaya menjadi Dekan FEUI pada tahun 2005, pernah menduduki berbagai jabatan penting di kabinet. Yakni Wakil Menteri Keuangan Indonesia (2013-2014), Menteri Keuangan (2014–2016), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (2016–2019), dan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (2019–2021).

ADB Di Bawah Sonobe 

Di bawah kepemimpinan lima tahun Dekan Sonobe, ADBI telah berkembang lebih jauh menjadi salah satu lembaga pemikir global terkemuka yang menjembatani penelitian dan pembuatan kebijakan.

Sonobe yang memimpin ADBI selama pandemi Covid-19, terus memperkuat departemen penelitian, serta memperluas serta memperdalam koneksi dan kemitraannya di seluruh dunia.

Baca juga : PKB: Soliditas Prabowo-Jokowi Jadi Modal Bangun Bangsa

Tahun 2023, Dekan Sonobe mengepalai T7, jaringan keterlibatan lembaga pemikir di bawah kepemimpinan G7 Jepang, yang mengeluarkan komunike rekomendasi kebijakan bagi para pemimpin G7.

ADBI didirikan pada tahun 1997 di Tokyo, untuk mengidentifikasi strategi pembangunan yang efektif. Serta membantu membangun kapasitas manajemen pembangunan yang baik di negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.