Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pakai ‘Senjata’ Kelaparan Untuk Tekan Hamas
Keterlaluan, Israel Blokir Bantuan Pangan Ke Gaza
Selasa, 4 Maret 2025 04:15 WIB
Sebelumnya
Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Hamas menolak untuk menerima perpanjangan fase pertama yang diusulkan utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff.
Terkait hal itu, Israel telah memblokir masuknya semua bantuan kemanusiaan Gaza, karena menuntut Hamas menyetujui rencana AS untuk perpanjangan gencatan senjata tersebut.
Baca juga : China Ingin Genjot Hubungan Dengan Israel Di Tengah Ketegangan Gaza
Seorang juru bicara Hamas mengatakan, pemblokiran pasokan ke Gaza adalah tindakan pemerasan dan berusaha menggagalkan fase gencatan senjata berikutnya.
Pihak Hamas menyebut, keputusan Israel untuk menghentikan bantuan sebagai kejahatan perang dan serangan terang-terangan.
Baca juga : Bertemu Kepala Barantin, Menhan Sjafrie Bahas Kedaulatan Pangan
Sebagaimana diketahui, kesepakatan gencatan senjata menghentikan pertempuran selama 15 bulan antara Hamas dan militer Israel, yang memungkinkan pembebasan 33 sandera Israel untuk sekitar 1.900 tahanan Palestina.
Rencana gencatan senjata yang dimediasi secara internasional yang awalnya diusulkan Presiden AS Joe Biden mempertimbangkan tiga tahap. Tahap pertama mulai berlaku pada 19 Januari dan berakhir pada Sabtu (1/3/2025).
Baca juga : Lewat Lippo untuk Indonesia Pasti, LPKR Gelar Ribuan Program dan Kegiatan
Negosiasi tahap kedua, yang dimaksudkan untuk menghasilkan gencatan senjata permanen, pembebasan semua sandera yang masih hidup dan penarikan pasukan Israel dari Gaza, seharusnya sudah dimulai beberapa minggu lalu, tetapi baru saja dimulai.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya