Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stop Bantuan Ke Ukraina, Kenakan Pajak Impor Ke Kanada
Donald Trump Bukan Cuma Gertak Sambal
Rabu, 5 Maret 2025 04:03 WIB
Sebelumnya
Trump juga memberlakukan kenaikan tarif barang dari China sebesar 10 persen. Namun, dia masih belum mengumumkannya secara resmi. Negeri Tirai Bambu dianggap AS sebagai negara pemasok fentanil. Obat terlarang itu dikaitkan dengan puluhan ribu kematian akibat overdosis di AS setiap tahun.
Sementara, geng-geng Meksiko memasoknya secara ilegal dan menjalankan laboratorium fentanil di Kanada.
Tantangan Indonesia
Baca juga : Pamitan Ke Raja Swedia, Dubes Kamapradipta Paparkan Capaian Kerja Sama
Pakar hubungan internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Poppy Sulistyaning Winanti menanggapi kebijakan luar negeri Trump yang cenderung mengutamakan kepentingan nasional AS di atas kerja sama multilateral.
Bagi Poppy, kebijakan luar negeri itu telah menciptakan tantangan baru bagi hubungan bilateral Indonesia dengan AS. Namun, melalui pendekatan diplomasi yang bebas dan aktif, Indonesia bisa berusaha menjaga keseimbangan, yakni mempertahankan hubungan baik dengan AS dan memperkuat kemitraan dengan negara-negara lain.
Baca juga : Menkop Resmikan Pos Pengaduan Koperasi, Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
“Diversifikasi mitra strategis menjadi langkah kunci bagi Indonesia untuk mempertahankan otonomi dan stabilitas di tengah perubahan geopolitik yang semakin kompleks,” ujar Poppy, Selasa (4/3/2025)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya