Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing Gelar Bukber Di Colombo Grand Mosque

Selasa, 18 Maret 2025 04:05 WIB
Dubes Dewi Gustina Tobing (keempat kiri) bersama pengurusMasjid Colombo Grand Mosque, Sri Lanka, Rabu (12/3/2025). (Foto KBRI Colombo)
Dubes Dewi Gustina Tobing (keempat kiri) bersama pengurusMasjid Colombo Grand Mosque, Sri Lanka, Rabu (12/3/2025). (Foto KBRI Colombo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada Ramadhan ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Colombo telah melaksanakan beberapa kegiatan bersama Friends of Indonesia di Sri Lanka. Salah satunya menyelenggarakan acara buka puasa bersama dengan masyarakat Muslim di Colombo Grand Mosque, Sri Lanka.

Acara yang berlangsung Rabu (12/3/2025) dihadiri sekitar 250 orang. Kehadiran Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Sri Lanka merangkap Maladewa Dewi Gustina Tobing disambut hangat Presiden Colombo Grand Mosque dan para pengurus masjid.

Dubes Dewi diterima di ruang khusus tempat sidang isbat penentuan awal Ramadan dan ruangan menerima tamu utama.

Dalam sambutannya, Dubes Dewi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus dan masyarakat di Colombo Grand Mosque yang selalu mengingat Indonesia sebagai saudara.

Baca juga : Dubes China Wang Lutong Gelar Bukber & Beri Santunan Ramadan

“Kami berharap acara ini dapat mengeratkan hubungan people to people antara Indonesia dan Sri Lanka,” kata Dubes Dewi dalam keterangannya, Minggu (16/3/2025).

Para jemaah, imbuhnya, menyambut baik dan merasa senang dengan kegiatan ini. Mereka berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan untuk lebih mendekatkan hubungan emosial dan meningkatkan tali silaturahmi.

Dubes Dewi juga mengajak para jemaah untuk selalu menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan dalam kehidupan beragama serta menjaga kesehatan selama ibadah Ramadan.

Sebagai informasi, Colombo Grand Mosque yang terletak di Hulftsdorp Pettah, Sri Lanka, memiliki sejarah yang panjang dan berhubungan dekat dengan Indonesia.

Baca juga : Dubes Rusia Sergei Tolchenov Gelar Bukber Sambil Berbagi Informasi Bilateral

Colombo Grand Mosque merupakan masjid pertama dan terbesar yang dibangun di Colombo dengan usia lebih dari 1200 tahun.

Colombo Grand Mosque juga digunakan tempat berkumpulnya para ulama di Colombo untuk melakukan sidang Isbat penentuan awal bulan hijriyah termasuk penentuan awal Ramadan, Idul Fitri serta Idul Adha.

Pada era kolonial Belanda di Sri Lanka (atau dulunya disebut Ceylon) pada 1685-1798, beberapa tokoh/keluarga bangsawan dari Indonesia yang menentang kolonial Belanda sebanyak 176 orang dari 23 keluarga telah diasingkan/di-Ceylon-kan ke Sri Lanka oleh Belanda.

Di antaranya ada Raja dari Gowa Makassar (Sulawesi Selatan Indonesia), yaitu Raja Gosman Oesman yang mempunyai putra seorang arsitek bernama Muhammad Balang Kaya.

Baca juga : Dubes RI Untuk Sri Lanka Dewi Tobing Gelar Bukber, Sajikan Jenang Biji Salak

Dia menetap dan menikahi wanita Sri Lanka. Waktu itu tahun 1820, Colombo Grand Mosque telah di bangun dua lantai dan didesain ulang Balang Kaya.

Dari pernikahannya dengan wanita Sri Lanka, Balang Kaya dikaruniai enam putra dan tiga putri. Putra bungsunya bernama BahaUddeenTuan Bagoos Krawan Balang menguasai teologi Islam. T

uan Bagoos dipercaya memimpin masjid tersebut serta merupakan seorang tokoh yang dihormati yang menyebarkan Islam di wilayah Colombo dan Sri Lanka.

Setelah wafat, Tuan Bagoos dimakamkan di dalam Colombo Grand Mosque. Sampai saat ini kita masih bisa berziarah dan melihat makamnya yang terletak di lantai bawah Masjid.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.