Dark/Light Mode

Pesawat Jatuh Di Pemukiman Minnesota AS, Tak Ada Yang Selamat

Minggu, 30 Maret 2025 09:55 WIB
Ilustrasi pesawat jatuh (Foto: Pexels)
Ilustrasi pesawat jatuh (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebuah pesawat kecil yang terbang dari Iowa ke Minnesota di Amerika Serikat (AS) dilaporkan menabrak sebuah rumah di pinggiran kota hingga terbakar, Sabtu (29/3/2025).

Menurut info Badan Penerbangan Federal (FAA), pesawat itu lepas landas sekitar pukul 12.20 waktu setempat, sebelum jatuh di area permukiman Brooklyn Park, Minnesota.

Belum diketahui pasti, jumlah orang yang berada dalam pesawat tersebut. Namun, Kepala Pemadam Kebakaran Brooklyn Park Shawn Conway mengatakan, tidak ada penumpang yang selamat. Begitu pula penghuni rumah.

Baca juga : Kebijakan Ketat Pelabelan Nutrisi Picu Kenaikan Investasi Makanan Sehat

Melansir BBC, saat ini, Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian di Minnesota. Begitu tiba di lokasi, para penyelidik akan memulai proses pendokumentasian lokasi kejadian dan memeriksa pesawat. Selanjutnya, pesawat akan dibawa ke fasilitas aman untuk evaluasi lebih lanjut.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan, rumah yang ditabrak pesawat itu membara dilalap si jago merah, saat anggota pemadam kebakaran setempat berusaha memadamkannya.

Conway menjelaskan, kebakaran tersebut telah berkembang menjadi kebakaran seluruh bangunan.

Baca juga : Zakat Jadi Instrumen Pengurangan Pajak Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Umat

Brooklyn Park yang merupakan lokasi jatuhnya pesawat tersebut, terletak di pinggiran Minneapolis. Kota berpenduduk 82 ribu orang itu terletak sekitar 11 mil di utara.

Gubernur Minnesota Tim Waltz memastikan, timnya telah berkoordinasi dengan pejabat setempat di lokasi kejadian Brooklyn Park, dan memantau situasi dengan seksama.

"Kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang merespons awal kejadian ini," kata Waltz.

Baca juga : Hana Bank Perluas Pilihan Investasi Reksa Dana Bersama PT BNP Paribas AM

Insiden tersebut menambah panjang daftar kecelakaan pesawat di AS belakangan ini. Terutama, setelah Presiden Donald Trump mendorong kabinetnya untuk melakukan pemangkasan anggaran pada lembaga-lembaga federal.

Associated Press menyebut, ratusan karyawan yang bertanggung jawab untuk membantu keselamatan udara telah di-PHK.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.