Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia Komit Bantu Palestina, Ini Langkah Konkret Prabowo Dukung Palestina
Minggu, 13 April 2025 05:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memastikan Indonesia akan terus membantu rakyat Palestina, termasuk dalam membantu mengevakuasi warga Gaza, Palestina.
Sugiono menegaskan dukungan Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara (Two-State Solution).
"Indonesia berkomitmen untuk memainkan peran lebih aktif dalam membantu rakyat Palestina," kata Sugiono dalam keterangannya, Sabtu (12/4/2025).
Hal itu disampaikan oleh Sugiono dalam pertemuan Joint Arab-Islamic Ministerial Committee di Antalya, Republik Turki. Rangkaian Joint Arab-Islamic Ministerial Committee diawali dengan pertemuan para Menteri Luar Negeri anggota Utusan Khusus OKI-Liga Arab.
Kemudian dilanjut dengan extended meeting yang melibatkan mitra dari sejumlah negara Eropa serta anggota Dewan Keamanan PBB.
Sejak Prabowo Subianto masuk ke Pemerintahan di 2019, Indonesia memang menunjukkan konsistensi mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.
Baca juga : Prabowo: Indonesia Siap Bantu Penyelesaian Konflik Gaza & Timur Tengah
Dukungan ini tidak sekadar simbolik, tetapi diwujudkan melalui berbagai aksi nyata di panggung diplomatik, kemanusiaan, dan pendidikan, yang diberikan oleh Prabowo baik saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (2019–2024) maupun sebagai Presiden Republik Indonesia (2024–sekarang).
Sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo memberikan beasiswa penuh kepada 22 mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan sarjana di Universitas Pertahanan RI.
Program ini meliputi pendidikan di bidang kedokteran militer, farmasi, teknik sipil, hingga keamanan siber, dan dilengkapi dengan kursus bahasa dan budaya Indonesia.
Prabowo juga melepas keberangkatan kapal rumah sakit TNI KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui Mesir.
Bantuan tersebut mencakup obat-obatan, makanan, pakaian hangat, selimut, dan perlengkapan bayi untuk korban konflik di Palestina.
Baca juga : Misi Raih Tiket Perempat Final
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, TNI juga melaksanakan misi penerjunan bantuan kemanusiaan (airdrop) langsung ke Jalur Gaza, Palestina.
Misi ini dilaksanakan pada 9 April 2024, saat Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Dalam misi tersebut, pesawat Hercules C-130J milik TNI Angkatan Udara menerjunkan 20 paket bantuan seberat total 3.200 kilogram yang berisi makanan, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan bayi. Penerjunan dilakukan dari ketinggian 2.000 kaki menggunakan metode Low Cost Low Altitude (LCLA) dan melibatkan 27 personel TNI AU.
Indonesia juga beromitmen kirim pasukan perdamaian TNI ke Gaza pada 2 Juni 2024.
Dalam forum Shangri-La Dialogue di Singapura, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian (peacekeepers) dari TNI ke Gaza apabila ada mandat resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjaga gencatan senjata dan mengawal bantuan kemanusiaan.
Baca juga : Baznas Banyak Bantu Palestina, Prabowo: Diapresiasi Dunia Internasional
Indonesia juga mendesak Kemerdekaan Palestina saat Pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden (13 November 2024)
Dalam pertemuan bilateral di Gedung Putih, Presiden Prabowo mengangkat isu kemerdekaan Palestina dan situasi kemanusiaan di Gaza.
Ia menegaskan pentingnya solusi dua negara (two-state solution) serta menyerukan gencatan senjata dan perlindungan bagi warga sipil Palestina.
Dalam pidatonya yang mendapat standing ovation di Majelis Agung Nasional Turki (TBMM), Presiden Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina, dan menyebut bahwa Indonesia dan Turki harus memimpin dunia menuju tatanan baru yang lebih adil, terutama dalam menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya