Dark/Light Mode

Renovasi Kantin Sekolah Di Jakarta Lengkapi Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 12 Maret 2025 22:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/3/2025). (Foto: Humas Pemprov DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui renovasi kantin sekolah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov DKI Jakarta sejalan dengan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

"Kami (Kepala Badan Gizi dan Pemprov DKI Jakarta) telah berdiskusi dan mengambil kesimpulan yang sama untuk perbaikan bersama terutama tentunya bagi warga yang ada di Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Renovasi kantin-kantin sekolah ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas kantin, sehingga dapat menjadi satuan layanan pengolahan gizi yang baik.

"Untuk perbaikan kantin yang ada di sekolah-sekolah sehingga dengan demikian ini juga akan membantu program yang dijalankan oleh Badan Gizi. Walaupun pasti Badan Gizi sudah merencanakan semuanya, tetapi ini akan lebih memudahkan di lapangannya terutama di sekolah-sekolah," jelas Pramono.

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta memiliki berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis.

"Kami mendukung apa yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat dan fasilitas Jakarta mempunyai untuk itu dibandingkan daerah-daerah lain. Terus terang Jakarta lebih memiliki itu karena sekolah-sekolahnya sudah banyak yang dipersiapkan untuk itu," kata Pramono.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dadan mengungkapkan, salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis adalah infrastruktur.

"Salah satu kendala yang paling besar di dalam pelaksanaan program makan bergizi selain anggaran dan SDM, adalah infrastruktur. Anggaran kami sudah selesaikan, SDM sedang kami didik. Infrastruktur inilah yang bagian paling krusial untuk mempercepat terjadinya penyebaran program makan bergizi," jelas Dadan.

Ia menyampaikan, BGN menargetkan akan terbangun 791 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. Saat ini baru 33 SPPG yang beroperasi dan akan bertambah menjadi 42 SPPG dalam waktu dekat.

Dukungan dari Pemprov DKI Jakarta ini menurutnya akan berkontribusi dalam optimalisasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

"Alhamdulillah tadi Pak Gubernur dengan jajarannya sudah memutuskan akan merenovasi sekolah yang akan menjadi bagian dari program Makan Bergizi, nanti akan menjadi satuan layanan pengolahan gizi baik untuk melayani sekolah itu sendiri maupun sekolah sekitarnya," tandas Dadan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.