Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Beijing Akan Jadi Tuan Rumah Dialog Menlu-Menhan China Dan Indonesia
Sabtu, 19 April 2025 17:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Pertahanan Dong Jun akan bertemu dengan Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam Dialog Bersama Menlu-Menhan Putaran Pertama di Beijing, 21 April pekan depan.
Dalam jumpa pers Jumat (18/4/2025), di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan, mekanisme dialog 2+2 itu adalah yang pertama yang dilakukan China di tingkat menteri.
Dalam dialog tersebut, kedua belah pihak akan membahas hubungan politik keamanan dan pertahanan antara Beijing dan Jakarta, serta isu-isu internasional dan regional.
Baca juga : Bantah Ada Tekanan, Aguan: Bantuan Rumah Ini Murni Dari Naluri Saya
"Menlu Indonesia Sugiono dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin akan menghadiri pertemuan tersebut," kata Lin Jian.
"Hal ini menunjukkan strategisnya kerja sama China dan Indonesia," imbuhnya.
Lin Jian juga bilang, China dan Indonesia adalah dua tetangga dan mitra yang baik. Terlebih tahun ini menandai peringatan 75 tahun hubungan diplomatik bilateral kedua negara.
Baca juga : Relive Wear Siap Pasarkan Pakaian Kesehatan Di Indonesia
Dilansir media China, South China Morning Post, dialog tersebut merupakan upaya baru Beijing untuk memperkuat keterlibatan dengan Asia Tenggara sebagai benteng terhadap memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat (AS).
Tahun lalu, Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto bertemu dua kali dan sepakat untuk menyelenggarakan pertemuan tingkat menteri itu sesegera mungkin.
"Sebelumnya pada 22 Januari 2025 Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sudah bertemu dengan Menhan Dong Jun untuk membicarakan kerja sama antar-militer kedua negara. Tidak hanya melalui transfer teknologi, tetapi juga dengan mempererat hubungan langsung antarpersonel militer.
Baca juga : Assad S-Fauzan Rachmansyah Gagas Program Satu Juta Susu untuk Anak Indonesia
Sementara pada periode Presiden Joko Widodo, ada mekanisme Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (Joint Commission for Bilateral Cooperation atau JCBC) yang sudah sampai pada putaran ke-5.
Putaran ke-5 JCBC dilakukan pada 24 Agustus 2024 dengan pertemuan Menlu RI saat itu, Retno Marsudi dan Menlu Wang Yi di Beijing. Ketika itu, Retno mengatakan, Indonesia akan terus membangun hubungan yang kuat dengan China.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya