Dark/Light Mode

Terinspirasi Revolusi Amerika

Lawan Trump, Ribuan Orang Turun Ke Jalan

Senin, 21 April 2025 04:05 WIB
Demonstran beraksi di depan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, 
Sabtu (19/4/2025). Mereka memprotes kebijakan Presiden Donald Trump. (Foto Tangkapan Layar Ariana News)
Demonstran beraksi di depan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (19/4/2025). Mereka memprotes kebijakan Presiden Donald Trump. (Foto Tangkapan Layar Ariana News)

 Sebelumnya 
Sejumlah peserta demo menyamakan perjuangan mereka dengan semangat melawan tirani, seperti dalam Revolusi Amerika.

“Rezim fasis Trump harus pergi sekarang!” tegas warga Boston Massachusetts, George Bryant, yang hadir di Concord. Bryant khawatir Trump menciptakan “negara polisi” di AS.

Baca juga : Arus Mudik Lancar, Kecelakaan Di Tol Tangerang-Merak Turun Selama Lebaran

Peserta aksi lain di Washington DC, Bob Fasick, menyatakan bahwa diam saja bukan pilihan. Dia merasa perlu bertindak demi masa depan yang lebih baik untuk generasi berikutnya. Fasick adalah pegawai federal dari Springfield, Virginia, AS.

"Jika saya tidak melakukan apa pun dan semua orang tidak melakukan sesuatu untuk mengubah ini. Dunia yang kita tinggalkan untuk anak-anak kecil, bukanlah dunia yang ingin saya tinggali,” tandasnya.

Baca juga : Gerindra: PDIP Bisa Perkuat Pemerintahan Meski Tak Gabung Koalisi

Di New York, AS, para peserta aksi meneriakkan slogan “No fear, no hate, no ICE (Immigration and Customs Enforcement) in our state”. Teriakan tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap penegakan kebijakan imigrasi yang dianggap represif.

Di tempat lain, protes digelar di luar dealer mobil Tesla menyasar penasihat Trump, Elon Musk dan perannya dalam merampingkan Pemerintah Federal.

Baca juga : Kemenpora Pastikan Bantuan Ada Termin Kedua Buat Cabor

Sementara yang lain menyelenggarakan acara layanan masyarakat. Seperti pengumpulan makanan, pelatihan dan menjadi sukarelawan di tempat penampungan lokal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.