Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Saling Serang Gara-gara Krisis Kashmir
Analis: India-Pakistan Hindari Perang Nuklir
Kamis, 8 Mei 2025 04:05 WIB
Sebelumnya
Sementara, peneliti ilmu militer internasional dari University of London’s School of Oriental Study Subir Sinha mengatakan, Modi tengah dihadapi pilihan sulit.
Baca juga : India & Pakistan Diminta Cari Solusi Lewat Dialog
“Kalau Modi tidak memberi balasan besar ke Pakistan, dia bisa kehilangan pendukung. Jika balasannya terlalu besar, Modi bisa mendapat kritikan global,” ujar Sinha.
Baca juga : India Dan Pakistan Saling Balas Langkah Diplomatik
Sedangkan Dosen Hubungan International dari Griffith University, Australia, Ian Hall mengatakan, Pakistan harus benar-benar melepaskan dukungan secara tidak langsung kepada kelompok pemberontak yang suka meneror wilayah Kahsmir yang dikuasai India.
Baca juga : Hidupkan Semangat Kartini, Ini Cara Pertamina Berdayakan Perempuan Bangun Ekonomi Desa
“Kenyataannya, pejabat dan militer Pakistan terkenal dekat dengan kelompok pemberontak ini. Jadi, India dengan mudah menuduh Pakistan dan melawan balik,” ujar Hall.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya