Dark/Light Mode

Mendaki Lagi Gunung Fuji Ambil HP Tertinggal

Jumat, 9 Mei 2025 06:10 WIB
Gunung Fuji di Jepang yang diselimuti salju. (Foto Fox News)
Gunung Fuji di Jepang yang diselimuti salju. (Foto Fox News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang pendaki nekat balik lagi ke Gunung Fuji di Jepang untuk mengambil ponsel (handphone/HP)-nya yang tertinggal. Sebelumnya, si pendaki dievakuasi karena mengalami sakit ketika mendaki gunung tersebut.

Si pendaki pertama kali dievakuasi dengan helikopter pada 22 April 2025. Evakuasi dilakukan karena dia mengalami gejala sakit akibat ketinggian (altitude sickness). Alat pendakian pria asal Negeri Tirai Bambu itu juga mengalami kerusakan.

Baca juga : Arsjad Ingatkan RI untuk Ambil Peluang di Tengah Perang Tarif

Setelah berhasil dievakuasi, pria itu sadar ponselnya ketinggalan di Gunung Fuji. Empat hari kemudian, dia kembali mendaki melalui jalur Fujinomiya untuk mencari ponsel dan barang pribadinya yang tertinggal. Namun, dia kembali mengalami altitude sickness.

Pria itu ditemukan tidak bisa bergerak oleh pendaki lain. Dia pun kembali diselamatkan pada 26 April 2025.

Baca juga : Tatap 3 Gelar, Laporta Sanjung Hansi Flick Setinggi Langit

Pihak berwenang memperingatkan bahwa kondisi di Gunung Fuji sangat ekstrem di luar musim pendakian. Gunung ikonik di Jepang itu terkadang mengalami suhu rendah dan salju yang menutupi jalur.

Pendakian Gunung Fuji biasanya dibuka pada bulan Juli hingga awal September. Gunung tersebut dulunya merupakan tempat ziarah dan kini semakin populer di kalangan pendaki.

Baca juga : Pencuri Balik Ke Dealer Ambil Barang Tertinggal

Pendakian di luar musim memang tidak dilarang dan tidak dikenakan sanksi. Tetapi kasus ini memicu kritik publik. Sebagian netizen meminta agar pendaki tersebut dikenai denda atas penyelamatan kedua.

Gunung Fuji memiliki tinggi 3.776 meter. Gunung yang terletak di pusat pulau Honshu, Jepang, itu merupakan situs Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak 2013.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.