Dark/Light Mode

AS Cari Personel Militernya yang Hilang Saat Perang Dunia II di Morotai

Kamis, 15 Mei 2025 12:03 WIB
Salah seorang dari tim Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk Pencarian dan Identifikasi Tentara yang Hilang atau Tawanan Perang melakukan survei arkeologi di Morotai, Maluku Utara. (Foto Kedubes AS Jakarta)
Salah seorang dari tim Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk Pencarian dan Identifikasi Tentara yang Hilang atau Tawanan Perang melakukan survei arkeologi di Morotai, Maluku Utara. (Foto Kedubes AS Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk Pencarian dan Identifikasi Tentara yang Hilang atau Tawanan Perang (the Defense POW/MIA Accounting Agency/DPAA), dengan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kedutaan Besar AS di Jakarta, baru-baru ini menyelesaikan misi investigasi di Morotai, Maluku Utara, untuk mencari warga AS yang masih belum ditemukan sejak Perang Dunia II.

Tim investigasi gabungan AS dan Indonesia mewawancarai 25 orang, melakukan lebih dari 10 survei arkeologi, dan mengumpulkan informasi berharga yang dapat membantu menemukan anggota Angkatan Bersenjata AS yang hilang.

Misi ini merupakan bagian dari upaya global DPAA untuk menemukan dan mengidentifikasi jenazah personel militer yang hilang.

Baca juga : Sampaikan Duka Cita, Lola Minta Korban Ledakan Garut Dapat Perawatan Terbaik

Di Morotai, tim tersebut meneliti bukti sejarah, melakukan survei lapangan, dan melibatkan penduduk setempat untuk mengidentifikasi lokasi potensial untuk pemulihan.

“Misi ini tidak hanya menyoroti komitmen kami kepada keluarga korban yang hilang, tetapi juga menunjukkan eratnya kemitraan berkelanjutan kami dengan Indonesia,” kata Sersan Satu Angkatan Darat AS Blake Garab, pemimpin misi investigasi.

“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat setempat dan Kedutaan Besar AS saat kami berupaya memenuhi kewajiban mulia misi ini,” imbuhnya, dalam keterangah pers Kedubes AS Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Baca juga : PLN Kerahkan Ratusan Personel Pulihkan Gangguan Listrik di Bali

Morotai memainkan peran strategis selama kampanye Pasifik dalam Perang Dunia II, dengan menjadi pangkalan utama bagi pasukan Sekutu pada 1944. Puluhan tahun kemudian, kawasan ini tetap menjadi lokasi penting dalam pencarian personel AS yang belum kembali.

DPAA menjalankan misi di seluruh dunia, didukung negara tuan rumah dan masyarakat setempat, dalam rangka menjalankan misinya untuk menyediakan catatan selengkap mungkin tentang personel militer tersebut.

Disebutkan, lebih dari 72.000 warga Amerika masih belum diketahui keberadaannya sejak Perang Dunia II. 

Baca juga : Persib Vs Malut, Menang Berarti Maung Bandung Juara

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.