Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Gara-gara Trump Belain Israel
79 Persen Warga Amerika Cemas Iran Balas Dendam
Rabu, 25 Juni 2025 05:21 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata penuh seusai 12 hari perang. Mengutip Reuters pada Selasa(24/6/2025), Trump menyatakan kesepakatan ini adalah hasil keberanian dan kecerdasan dua negara. Kesepakatan ini diklaim difasilitasi Trump dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Rencananya, gencatan senjata dilakukan bertahap setelah masing-masing menyelesaikano perasi militer yang masih berlangsung. Kabar ini dibantah Menteri LuarNegeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi. Dia menegaskan tetap melanjutkan serangan ke Israel, Selasa (24/6/2025) pagi.
Baca juga : Serangan Amerika Dibalas 20 Rudal
“Operasi militer untuk menyerang Israel berlanjut hingga menit-menit terakhir pukul 4.00 waktu Teheran,” tegas Aragchi.
Dia menegaskan, belum ada kesepakatan gencatan senjata yang dicapai dengan Israel sejauh ini. Dia menekankan bahwa Iran siap menerima gencatan senjata jika Israel menghentikanserangannya.
Baca juga : Perang Lawan Israel Makin Sengit, Warga Iran Eksodus Mengungsi Ke Turki
“Keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan dibuat kemudian,” tegas Aragchi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya