Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo-Anwar Ibrahim Mesra
RI-Malaysia Tidak Akan Seperti Thailand-Kamboja
Rabu, 30 Juli 2025 08:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim kembali menunjukkan kemesraan saat bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/7/2025). Harmonisnya Prabowo dan Anwar Ibrahim menegaskan hubungan kedua negara bertetangga ini, semakin rukun.
PM Anwar tiba di Istana pukul 10.10 WIB. PM Anwar disambut dengan pasukan kehormatan serta korps musik Paspampres. Begitu turun dari kendaraan, Anwar langsung disambut hangat oleh Presiden Prabowo.
Sebelum memasuki ruang kredensial, Prabowo mengenalkan jajaran delegasi Indonesia yang hadir, yaitu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala BIN Muhammad Herindra, dan Wamen Perlindungan Pekerja Migran Dzulfikar Ahmad Tawalla.
“Terima kasih Dato’ Seri, kita berjumpa lagi, dalam satu bulan sudah dua kali,” ujar Prabowo membuka pembicaraan.
Baca juga : Diplomat ADP Berniat Bunuh Diri Sejak 2013
Pertemuan berlanjut ke agenda bilateral bersama para delegasi dalam rangka annual consultation meeting, yang dikemas santai sembari menikmati jamuan makan siang di Istana Merdeka.
Dalam pertemuan ini, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan PM Anwar dalam mendamaikan konflik antara Thailand dan Kamboja. Ia menyebut peran Anwar sebagai Ketua ASEAN 2025 sangat menentukan.
“Atas leadership Dato’ Seri dalam memimpin ASEAN, Bapak berhasil dalam mediasi, mencapai gencatan senjata dalam konflik Thailand dan Kamboja,” kata Prabowo.
Prabowo menekankan, pentingnya diplomasi dalam menjaga stabilitas ASEAN dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung langkah-langkah perdamaian yang diinisiasi Malaysia.
Baca juga : Menko Polkam: Antisipasi Puncak Kemarau Di Sumsel, Pemerintah Siaga Penuh
Sementara itu, PM Anwar berterima kasih atas dukungan Indonesia. Ia menyatakan, mediasi yang dilakukan mewakili semangat kolektif ASEAN dalam menjaga perdamaian regional.
“Kita berangkat dari kerangka ASEAN, bantuan Presiden Prabowo, dan rakyat-rakyat ASEAN. Kita mewakili ASEAN,” ujar Anwar.
Anwar menambahkan, beberapa negara ASEAN, termasuk Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina, kini terlibat dalam pemantauan pelaksanaan gencatan senjata dan situasi keamanan pascakonflik Thailand-Kamboja.
Kerja Sama Di Ambalat
Salah satu isu penting yang disepakati Presiden Prabowo dan PM Anwar adalah isu Ambalat. Isu ini sangat sensitif karena terkait batas-batas wilayah kedua negara yang kalau tidak dikelola dengan baik bisa jadi pemicu konflik.
Baca juga : Politisi Golkar Tolak PT 0 Persen
Terkait Ambalat, kedua kepala negara membahas modalitas dan teknis pengelolaan Ambalat setelah kedua negara sepakat akan mengelola bersama wilayah perairan ini pada akhir Juni lalu.
Selat Ambalat adalah blok laut kaya sumber daya alam dan mineral seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di Laut Sulawesi atau Selat Makassar, serta berada di dekat perpanjangan perbatasan darat antara Sabah, Malaysia, dan Kalimantan Utara, Indonesia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya