Dark/Light Mode

Bakal Kerahkan Pasukan Garda Nasional

Trump Usir Tunawisma Dari Washington DC

Selasa, 12 Agustus 2025 04:05 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat jumpa pers di halaman Gedung Putih, April 2025. (Foto X @realDonaldTrump)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat jumpa pers di halaman Gedung Putih, April 2025. (Foto X @realDonaldTrump)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi. Kali ini, dia menyatakan keinginannya mengusir para tunawisma dari Ibu Kota AS, Washington District of Colombia (DC), dengan alasan keamanan dan estetika kota.

Dalam unggah di platform Truth Social, Trump menulis bahwa para tunawisma harus pindah segera dan Pemerintah akan menyediakan tempat tinggal bagi mereka.

“Washington DC harus aman, bersih dan cantik karena dunia memandang wajah Ibu Kota,” ujar Trump, Minggu (10/8/2025).

Pebisnis real estate itu bahkan menyebut kemungkinan menggunakan kekuasaan federal, termasuk Garda Nasional, untuk menegakkan kebijakan ini. Padahal secara hukum, Washington DC dijalankan Pemerintah Daerah terpilih Distrik Columbia di bawah pengawasan Kongres AS.

Baca juga : Pertamina-KKP Kembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara

“Harusnya langkah ini diambil sejak dulu. Kita tidak perlu melihat kekacauan seperti ini di Ibu Kota,” keluh Trump.

Trump mengaku sudah lama kesal dengan pengaturan tersebut. Dia juga telah berulang kali menyatakan ingin memfederalisasikan kota tersebut, memberikan Gedung Putih keputusan akhir dalam pengelolaannya.

Rencana mengenai pengambilalihan Washington DC itu mulanya disampaikan Trump di media sosialnya. Dia meminta Kota Washington bertindak seiring maraknya aksi kejahatan di sana.

“Jika DC tidak segera bertindak, kita tidak punya pilihan selain mengambil alih kendali Kota oleh Pemerintah Federal dan menjalankan Kota ini sebagaimana mestinya,” tulisnya.

Data Tak Sesuai Klaim

Baca juga : Ribuan Perempuan akan Rayakan Hari Kebaya Nasional Bersama Giwo Rubianto

Washington DC berada di peringkat ke-15 dalam daftar kota-kota besar AS berdasarkan jumlah tunawisma, menurut statistik Pemerintah tahun lalu. Meski demikian, menurut data statistik kepolisian, kejahatan di wilayah yang dipimpin Wali Kota Muriel Bowser (Partai Demokrat) turun 26 persen pada paruh pertama 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat kejahatan di kota tersebut pada 2024 sudah mencapai titik terendah dalam tiga dekade, menurut data Departemen Kehakiman sebelum Trump menjabat.

Beberapa jam usai pernyataan Trump, militer AS mengakui sedang mempersiapkan pengerahan ratusan pasukan Garda Nasional ke Washington DC, seperti dikutip HuffPost. Para pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa keputusan akhir ada di tangan AS Trump, tetapi pasukan tersebut siap untuk dikerahkan.

Ancaman Trump untuk mengirim Garda Nasional ke ibu kota muncul beberapa bulan setelah dia mengerahkan pasukan cadangan militer California ke Los Angeles untuk meredam protes atas penggerebekan imigrasi.

Baca juga : MK Tunggu DPR Jalankan Putusan

Trump sering menggunakan militer untuk mengendalikan kota-kota di AS, yang banyak di antaranya berada di bawah kendali Partai Demokrat dan bertentangan dengan prinsip nasionalisnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.