Dark/Light Mode

Starbucks Larang Tamu Bawa Komputer & Colokan

Rabu, 13 Agustus 2025 05:57 WIB
Seorang pelanggan Starbucks di Korea Selatan membawa sekat dengan peralatan komputer yang lengkap ke kafe tersebut. (Foto Korea Herald)
Seorang pelanggan Starbucks di Korea Selatan membawa sekat dengan peralatan komputer yang lengkap ke kafe tersebut. (Foto Korea Herald)

RM.id  Rakyat Merdeka - Cafe Starbucks di Korea Selatan (Korsel) melarang pengunjung membawa komputer desktop hingga printer ke dalam tokonya. Aturan ini dibuat karena banyak pengunjung yang menjadikan tempat tersebut sebagai kantor pribadi.

Tak hanya itu, pelanggan juga dilarang membawa colokan listrik dan memasang sekat besar (seperti pembatas ruangan).

Baca juga : Bertemu Parlemen Jepang, Puan Bahas Geopolitik & Ekonomi Global

Dilansir Korea Herald, Starbucks mengumumkan aturan ini pada Senin (11/8/2025) di seluruh cabang yang ada di Negeri Ginseng. Terbitnya aturan ini berkaitan dengan fenomena yang disebut “cagongjok”.

Cagongjok adalah tren orang-orang yang menghabiskan waktu berjam-jam di cafe untuk belajar atau bekerja. Mereka juga sering duduk di cafe

Baca juga : Layanan Mudik Lebaran Tidak Cukup Sekadar Lancar

terlalu lama.

Tentu bisa merugikan pemilik cafe jika pelanggan duduk terlalu lama hanya dengan membeli satu minuman. Contohnya, kopi seharga 4.100 won (sekitar Rp 50.000) hanya cukup menutupi biaya operasional selama 1 jam 31 menit. Lewat dari itu, pemilik cafe rugi.

Baca juga : Fabregas Diramal Bakal Bawa Como Terus Piala Eropa

Starbucks Korea menegaskan bahwa pelanggan masih boleh membawa komputer laptop. Orang-orang juga masih boleh belajar atau bekerja di cafe itu. Asalkan, tidak berlebihan dan tidak mengganggu kenyamanan pelanggan lain.

Di Korsel, jumlah cafe meningkat pesat. Pada 2015, tempat ngopi tersebut berjumlah 51.500. Namun, jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 100.000 pada 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.