Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sejuta Orang Tolak Wapres Filipina Sara Duterte Dilengserkan
Senin, 13 Januari 2025 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lebih dari satu juta orang berkumpul di Manila, Ibu Kota Filipina, Senin (13/1/2025). Mereka adalah anggota Iglesia ni Cristo (Gereja Kristus), sekte agama yang berpengaruh di Filipina. Mereka berunjuk rasa menolak upaya pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte.
Dilansir AFP, massa mengenakan kemeja putih. Mereka membawa spanduk yang menyerukan persatuan. Mereka berbondong-bondong ke Quirino Grandstand di Manila. Tempat ini adalah sebuah tribun yang terletak di Rizal Park, Manila, Filipina, yang juga biasa digunakan untuk berunjuk rasa.
Baca juga : Rawan Tawuran, Aparat Gencar Patroli Di Jaktim
Sara Duterte yang sebelumnya sekutu erat Presiden Ferdinand Marcos Jr tengah menghadapi tiga kasus pemakzulan. Salah satu tuduhannya terkait penyalahgunaan dana publik sebanyak jutaan dolar. Sara Duterte telah membantah tudingan itu.
"Ada banyak hal lain yang dibutuhkan warga kita yang harus diperhatikan. Ini tidak akan tercapai jika yang kita lihat hanyalah konflik," kata juru bicara gereja Edwil Zabala menjelang unjuk rasa.
Baca juga : Sultan: Capres Independen Perlu Diwacanakan
Zabala menambahkan, acara serupa dijadwalkan di belasan lokasi di seluruh negeri. Sekolah, kantor pemerintah, dan jalan-jalan utama ditutup untuk acara tersebut.
Polisi memperkirakan 1,6 juta orang telah berkumpul di tribun Quirino Grandstand tersebut. Juru bicara kepolisian daerah Myrna Diploma mengatakan, lebih dari 5.000 petugas telah dikerahkan.
Baca juga : Mentan Amran Telusuri Jaringan Irigasi Di Konawe Demi Swasembada Pangan
Sebagai informasi, Iglesia of Criston diperkirakan memiliki lebih dari dua juta anggota. Sekte agama ini memiliki pengaruh yang signifikan di Filipina. Para politisi kerap merapat karena membutuhkan dukungan suara. Apalagi Filipina akan menggelar pemilu sela, 12 Mei nanti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya