Dark/Light Mode

80 Tahun Hiroshima & Nagasaki, RI Gaungkan Perdamaian

Sabtu, 16 Agustus 2025 09:51 WIB
Peringatan 80 tahun tragedi bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Foto:KBRITokyo
Peringatan 80 tahun tragedi bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Foto:KBRITokyo

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Jepang menggelar peringatan 80 tahun tragedi bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). 

Acara tahunan tersebut berlangsung di Hiroshima Peace Memorial Ceremony dan Nagasaki Peace Memorial Ceremony, dihadiri perwakilan korban, keluarga penyintas, pelajar, organisasi perdamaian, serta delegasi negara sahabat.

Baca juga : Cepat Banjiri Pasar Dengan Beras Murah

KBRI Tokyo turut hadir melalui Kuasa Usaha Ad Interim, Maria Renata Hutagalung didampingi pejabat fungsi politik, Gina Anggraini dan Budi Akmal Djafar. 

Dalam keterangan tertulisnya Sabtu (16/8/2025), Maria menegaskan, kehadiran Indonesia mencerminkan komitmen dalam memajukan perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

Baca juga : Cinta Laura, Minta Didoakan Naik Pelaminan

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba dalam sambutannya kembali mengajak dunia mendukung upaya menciptakan dunia tanpa senjata nuklir. 

Dia menekankan, pentingnya komitmen terhadap Non-Proliferation Treaty (NPT), sejalan dengan G7 Leaders’ Hiroshima Vision on Nuclear Disarmament.

Baca juga : Dubes Santo Darmosumarto Sambut Baik Gencatan Senjata Kamboja-Thailand

Para perwakilan Jepang juga mengingatkan bahaya bom nuklir di tengah dinamika geopolitik global. Pesan utama yang digaungkan  yaitu tragedi kemanusiaan yang menewaskan lebih dari 210 ribu jiwa di Hiroshima dan Nagasaki tidak boleh terulang kembali.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.