Dark/Light Mode

Dubes Guatemala Untuk Indonesia Jacobo Cuyun Salguero

Gelar Pameran Budaya Amerika Latin Lewat Tierra Viva

Rabu, 10 September 2025 07:38 WIB
Dubes Jacobo Cuyun Salguero berfoto bersama Menbud Fadli Zon dalam pameran foto mengenai Amerika Latin di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto Diananda Rahmasari/RM.id)
Dubes Jacobo Cuyun Salguero berfoto bersama Menbud Fadli Zon dalam pameran foto mengenai Amerika Latin di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto Diananda Rahmasari/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Delapan Kedutaan Besar negara Amerika Latin di Indonesia menyelenggarakan pameran foto kolektif berjudul Tierra Viva - Cultures and Colors of Latin America di Galeri Nasional, Jakarta pada 5-28 September 2025.

Pameran yang didukung Kementerian Kebudayaan Indonesia ini sebagai upaya kolaborasi lintas negara untuk memperkaya pemahaman budaya, khususnya Amerika Latin.

Para perwakilan dari Kedutaan Besar Guatemala, Argentina, Kolombia, Ekuador, Meksiko, Panama, Peru dan Uruguay di Jakarta, resmi membuka pameran ini, Senin (8/9/2025).

Baca juga : Sinergi Lembaga Negara Gelar Pameran Edukatif Bangun Budaya Literasi Konstitusi

Sebagai informasi, Tierra Viva berarti tanah yang hidup, melambangkan bagaimana delapan negara dalam pameran berusaha merepresentasikan keragaman budayanya masing-masing.

Duta Besar (Dubes) Guatemala untuk Indonesia Jacobo Cuyun Salguero mengaku senang bisa menunjukkan sedikit keindahan dan keunikan negaranya lewat foto-foto yang dipamerkan. “Tidak hanya Guatemala, pengunjung juga bisa melihat sisi lain negara-negara Amerika Latin yang jarang dilihat publik,” ucapnya.

Salah satu foto yang dipamerkan adalah karya fotografer Guatemala Carlos Lopez Ayerdi. Lewat foto-fotonya, dia menunjukkan keindahan sejarah, budaya dan alam di Guatemala. Seperti situs Lengkungan Santa Catalina hingga layang-layang raksasa Sumpango.

Baca juga : Bersama Untuk Indonesia: TBIG Gelar Bakti Sosial 80 Desa di Wilayah 3T

Dubes Salguero berharap, pameran ini bisa makin mendekatkan masyarakat Indonesia dengan Amerika Latin. “Siapa tahu sehabis mengunjungi pameran ini, banyak masyarakat Indonesia mau pelesiran ke sana,” harapnya.

Menurutnya, negara-negara di Amerika Latin penuh dengan spot foto yang Instagramable. Foto-foto yang dipamerkan menyuguhkan perpaduan antara alam dan budaya yang harmonis juga penuh historis.

Pameran ini juga memamerkan hasil jepretan fotografer Angela Rincon (Kolombia), Carlos Lopez Ayerdi (Guatemala), David Diaz (Peru), dan Luis Fabini (Uruguay). Selain itu, ada karya fotografer Lois Iglesias (Panama), Malena Diaz (Meksiko) dan Nora Iniesta (Argentina), serta dokumentasi fotografi dari Kementerian Luar Negeri Ekuador.

Baca juga : Dubes Thailand Untuk Indonesia Prapan Disyatat Promosi Produk Negeri Gajah Putih Di Thailand Week

Tak hanya pameran fotografi, Tierra Viva juga menyuguhkan berbagai rangkaian program publik seperti diskusi bersama para fotografer dan pemutaran film-film Amerika Latin yang terjadwal di setiap akhir pekan hingga batas akhir pameran.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, Tierra Viva merupakan acara yang menjadi salah satu landmark budaya yang berada di bawah naungan Indonesian Heritage Agency yang engelola 18 museum dan 34 situs cagar budaya di seluruh Tanah Air.

Fadli Zon berharap, pameran Tierra Viva menjadi jembatan diplomasi antarbangsa. “Pameran Tierra Viva ini mendorong apresiasi yang lebih dalam terhadap warisan budaya masing-masing, sekaligus membuka ruang baru bagi kolaborasi kebudayaan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.