Dark/Light Mode

Trump: Putin Bakal Mundur Dari Perang Ukraina, Jika Harga Minyak Anjlok

Kamis, 18 September 2025 23:17 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: Instagram)
Presiden AS Donald Trump (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyerukan negara-negara Eropa untuk berhenti membeli minyak Rusia. Menurut dia, perang Moskow di Ukraina akan berakhir, jika harga minyak anjlok.

"Sederhananya, jika harga minyak anjlok, (Presiden Rusia Vladimir) Putin akan mundur. Dia tidak punya pilihan lain. Dia akan mundur dari perang itu," kata Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di Chequers, di wilayah Buckinghamshire, seperti dilansir CNN International, Kamis (18/9/2025).

Baca juga : Tuding Pemain Italia Hina Pemainnya, Timnas Israel Lebay!

Trump lalu mengungkit keputusannya menjatuhkan tarif tinggi kepada India - meski dia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan PM Narendra Modi - karena negara itu masih saja keukeuh membeli minyak Rusia.

Sabtu (13/9/2025), Trump mengeluarkan ultimatum kepada negara-negara NATO untuk berhenti membeli minyak Rusia. Dia juga mengatakan, AS akan menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia, hanya jika negara-negara NATO setuju melakukan hal yang sama.

Baca juga : Gasly Perpanjang Kontrak Hingga 2028, Jadi Pilar Proyek Alpine

CNN International sebelumnya melaporkan, Uni Eropa memberlakukan larangan impor minyak Rusia dan produk minyak olahannya seperti solar melalui jalur laut. Namun, banyak negara nekat terus mengimpor bahan bakar fosil dan gas alam cair Rusia.

"Tapi Inggris tidak. Yang melakukannya, negara lain," cetus Trump. 

Baca juga : Buntut Amuk Massa, Demokrat Minta Maaf Jika Ada Kadernya Yang Salah

Ketika ditanyakan apakah dia menyesal mengundang Putin ke Alaska pada bulan lalu, Trump tak banyak kata. "Tidak," jawabnya, menolak menjelaskan lebih lanjut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.