Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ogah Mundur, Bupati Pati Sudewo Minta Warga Kompak dan Damai
Rabu, 27 Agustus 2025 20:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Pati Sudewo menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya, meski menghadapi isu pemakzulan. Hal itu disampaikan Sudewo usai diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Saya akan istiqomah, akan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya. Saya menyuruh masyarakat kompak, solid, damai," kata Sudewo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
Baca juga : KPK: Bupati Pati Sudewo Diperiksa Soal Aliran Uang Dugaan Suap Proyek Jalur KA
Dia meminta masyarakat Pati yang melakukan aksi demontarasi untuk menjaga situasi tetap kondusif. Mantan Anggota Komisi V DPR itu pun akan merangkul semua pihak demi keamanan di Kabupaten Pati.
"Yang demo tolong kondusif, semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati kondusif, aman," lanjut Sudewo.
Baca juga : Diperiksa KPK di Kasus DJKA, Bupati Pati Sudewo Irit Bicara
Sudewo didesak mundur lantaran kebijakannya menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Setelah didemo besar-besaran oleh warga Pati pada 13 Agustus 2025, kebijakan itu dibatalkan. Namun, masyarakat Pati tetap menuntut Sudewo mundur dari jabatannya.
Baca juga : Tak Penuhi Panggilan KPK, Bupati Pati Sudewo Bakal Hadir Rabu 27 Agustus
Dalam sidang paripurna mendadak, seluruh fraksi DPRD, termasuk Partai Gerindra sebagai partai pengusung Sudewo, sepakat membentuk panitia khusus (pansus) hak angket untuk memakzulkan bupati Pati.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya