Dark/Light Mode

Israel-Hamas Sepakat Damai

Kali Ini, Trump Disanjung Dunia

Jumat, 10 Oktober 2025 07:20 WIB
Warga Palestina turun ke jalan, menari dan berdoa saat mendengar kabar bahwa Israel dan Hamas sepakat damai. (Foto: AP Photo/Jehad Alshrafi)
Warga Palestina turun ke jalan, menari dan berdoa saat mendengar kabar bahwa Israel dan Hamas sepakat damai. (Foto: AP Photo/Jehad Alshrafi)

 Sebelumnya 
Dari Jakarta, Menlu Sugiono menyebut kesepakatan itu langkah maju yang patut dijaga keberlanjutannya. “Kita berharap fase ini benar-benar mengarah ke perdamaian sejati,” ujarnya, Kamis (9/10/2025). 

Warga Gaza & Tel Aviv Pesta 

Begitu pengumuman perdamaian keluar, warga Gaza dan warga Tel Aviv sama-sama berpesta. Video di media sosial memperlihatkan warga Palestina turun ke jalan, menari dan berdoa di antara reruntuhan bangunan. 

“Ini momen bersejarah yang sudah lama kami tunggu setelah dua tahun pembunuhan dan genosida,” kata Khaled Shaat, warga Khan Younis, kepada CNN

Baca juga : Pemerintah Terus Benahi Program Makan Gizi Gratis

Di Tel Aviv, ratusan orang berkumpul di alun-alun. Mereka memeluk keluarga para sandera, menyanyikan lagu damai, bahkan mengibarkan bendera Amerika Serikat. “Hati kami penuh kebahagiaan yang sulit dijelaskan,” ucap Hillel Mayer, warga Tel Aviv, haru. 

Namun, di balik selebrasi dan pujian, suara ledakan ternyata masih terdengar. Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan adanya serangan udara pada hari yang sama. Rumah-rumah di kamp Shati hancur, dan pesawat tempur Israel masih berputar di langit utara Gaza. 

“Beberapa ledakan masih terjadi,” kata Mohammed Al-Mughayyir, pejabat Badan Pertahanan Sipil Gaza, dikutip AFP. 

Baca juga : KPU Berbenah, Lebih Terbuka Dan Kolaboratif

Meski sudah ada kesepakatan damai, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, operasi militer belum sepenuhnya dihentikan. 

“Kita akan terus bertindak untuk mencapai semua tujuan perang: memulangkan seluruh korban penculikan, menghancurkan kekuasaan Hamas, dan memastikan Gaza tak lagi jadi ancaman bagi Israel,” ujar Netanyahu. 

Terlepas dari dentuman yang tersisa, banyak yang menilai kesepakatan ini sebagai titik balik besar. Setelah dua tahun dunia menyaksikan perang brutal tanpa ujung, kini muncul peluang perdamaian — dan ironisnya, datang dari figur yang dulu sering dipandang kontroversial. 

Baca juga : Dua Calon Ketua Ngaku Dapat Dukungan Ketum

Untuk kali pertama dalam waktu lama, kata “damai” terdengar di Gaza dan Tel Aviv dalam nada yang sama: lega, harap, dan doa agar senjata benar-benar berhenti berbicara. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.