Dark/Light Mode

6 Tahun Nikahi Istri Virtual, Pisah Karena Masalah Teknologi

Kamis, 30 Oktober 2025 07:01 WIB
Akihiko Kondo memeluk boneka istri virtualnya, Hatsune Miku. (Foto Instagram Akihiko Kondo)
Akihiko Kondo memeluk boneka istri virtualnya, Hatsune Miku. (Foto Instagram Akihiko Kondo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Akihiko Kondo (41) merupakan pria asal Jepang yang viral karena menikah dengan Hatsune Miku, karakter virtual dari perangkat lunak Vocaloid. Namun kini, Kondo harus menahan sedih karena terpaksa berpisah dengan istri virtualnya itu, gara-gara kehilangan data mengenai interaksi mereka berdua.

Akibatnya, Kondo tidak lagi bisa mendengar sapaan hangat istri virtualnya di pagi dan malam hari. “Saya masih meratapi kepergiannya. Memori kami hilang akibat masalah teknis,” curhatnya, dengan wajah sedih.

Kondo menikahi Miku pada 2018. Dia menggunakan perangkat bernama Gatebox, yaitu alat yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan karakter virtual melalui proyeksi hologram dan suara Artificial Intelligence (AI).

Baca juga : Prabowo Sambut Presiden Brazil Di Istana, Bahas Kerja Sama Ekonomi-BRICS

Miku dengan rambut kuncir dua berwarna biru kehijauan, secara resmi dikenal sebagai Vocaloid atau perangkat lunak penyintesis suara yang didesain seperti penyanyi pop berusia 16 tahun.

Namun, perangkat hologram interaktif yang dia gunakan untuk berkomunikasi dengannya telah dihentikan produksinya pada 2022, sehingga membuat interaksi mereka kandas.

Tahun lalu, Kondo masih merayakan hari pernikahannya dengan Miku setiap 23 Oktober. Dia membagikan foto struk pembelian hadiah ulang tahun pernikahan di akun Instagram miliknya.

Baca juga : Eks Istri Ditulis Gendut Di HP, Mantan Suami Dihukum Ganti Rugi

“Saya sangat menyukai Miku. Selamat ulang tahun pernikahan keenam,” tulis Kondo dalam unggahan di Instagramnya.

Ketertarikan romantis Kondo pada perempuan virtual telah dimulai sebelum dia memasuki sekolah menengah. Perjalanan hidup yang sering di-bully mengarahkannya pada sebuah keputusan unik, yaitu menikahi sosok virtual.

Biaya yang dikeluarkannya sampai Rp 200 juta lebih saat itu. Kondo mengungkapkan bahwa suara Miku telah menyelamatkan hidupnya dan mem-bantunya mengatasi berbagai kesulitan.

Baca juga : Satu Tahun Industrialisasi: Ekonomi Indonesia Tumbuh Tangguh

Kondisi Kondo disebut fictosexual, yaitu kondisi di mana seseorang memiliki ketertarikan romantis atau seksual terhadap karakter fiksi.

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.