Dark/Light Mode

Dikalahkan Liverpool, Arsenal Malah Bangga

Selasa, 2 September 2025 06:15 WIB
Liverpool menang berkat gol free kick indah Dominik Szoboszlai. (Foto: Instagram/liverpoolfc)
Liverpool menang berkat gol free kick indah Dominik Szoboszlai. (Foto: Instagram/liverpoolfc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mikel Arteta mengklaim hanya Arsenal yang bisa bikin Liverpool menderita di Anfield. Namun menurut statistik, Arsenal hanya mampu bikin satu shot on target sepanjang laga.

Arsenal dikalahkan Liver­pool dalam pekan ketiga Liga Inggris, di Anfield Stadium. Ten­dangan bebas Dominik Szobosz­lai pada menit ke-83 membawa Liverpool bercokol di puncak klasemen sementara.

Kekalahan Arsenal sekaligus mengakhiri tren kemenangan 100 persen. Tapi tim asuhan Ar­teta menunjukkan soliditas dan organisasi permainan yang rapi sebelum gol Szoboszlai tercipta.

Baca juga : Gagal Raih Emas Di Kejuaraan Dunia, PBSI Evaluasi Pemain Senior

Arteta mengatakan, Arsenal perlu belajar cara memenangi pertandingan besar. “Anda ti­dak bisa mendominasi di sini (Anfield) selama 90 menit. Itu mustahil,” ujarnya.

Pelatih asal Spanyol itu sadar bahwa penguasaan bola harus diimbangi dengan kemampuan mencetak gol. Ia pun kecewa terhadap hasil akhir.

“Kami jauh lebih baik dari­pada tahun lalu. Tapi kami harus mencetak gol jika ingin memenan­gi pertandingan. Saya sangat bangga dengan para pemain. Tidak ada yang membedakan kedua tim. Itu ditentukan oleh kesalahan indi­vidu atau momen ajaib,” klaimnya.

Baca juga : Sri Mul Perlu Lebih Rendah Hati

Arteta menilai para pemain Arsenal sudah mengambil banyak hal positif. “Saya belum pernah melihat Liverpool di kandang menderita seperti yang mereka alami saat melawan kami,” dalihnya.

Namun menurut statistik, tim Meriam London cuma bikin satu shot on target sepanjang laga dari 11 tembakan. Arsenal turun tanpa gelandang serang di laga itu. Arteta menaruh Declan Rice, Martin Zubimendi, dan Mikel Merino di tengah, menyokong Noni Madueke, Gabriel Marti­nelli, dan Viktor Gyokeres.

Dengan formasi itu, Arteta dinilai ‘bermain aman’ dan cuma berharap dari bola-bola mati, yang jadi andalan Arsenal selama ini. “Kami tidak menjalankan strategi untuk membuat mereka frustrasi,” bantah Artega.

Baca juga : Anggota DPR Ngaca, Jaga Sikap, Merakyat

Lain lagi alasan dari kiper Ar­senal, David Raya. Dia menge­luhkan penggunaan bola baru dari Puma. “Bola ini berbeda dengan bola Nike. Efek gengga­man dan tendangannya berbeda. Semua orang merasakannya,” terangnya. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.