Dark/Light Mode

Bersama TNI & Tentara Australia Di Banten

Warga Antusias Latihan Evakuasi Tsunami

Sabtu, 1 November 2025 05:58 WIB
Warga di sekitar SMKN 1 Panggarangan, Lebak, Banten, konsultasi kesehatan gratis dengan tim medis yang ikut dalam Bakti Sosial BKA 2025, Kamis (30/10/2025). (Diananda Rahmasari/ Rakyat Merdeka/RM.id)
Warga di sekitar SMKN 1 Panggarangan, Lebak, Banten, konsultasi kesehatan gratis dengan tim medis yang ikut dalam Bakti Sosial BKA 2025, Kamis (30/10/2025). (Diananda Rahmasari/ Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rutinitas warga di sekitar Masjid Jami’ Al Itihad Desa Cisiih, Lebak, Banten, terusik dengan bunyi sirine yang tiba-tibameraung di Kamis pagi (30/10/2025). Bocah berseragam sekolah, ibu-ibu, bapak-bapak, sampai kakek nenek terlihat ber-hamburan ke jalan mengikuti jalur evakuasi gempa dan tsunami.

Kehebohan ini merupakan kegiatan warga di kawasan pesisir selatan Jawa, mengikuti latihan evakuasi tsunami yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Tentara Australia atau Australian Defense Force (ADF) bersama penduduk. Kegiatan tersebut merupakan penutup dari rangkaian Latihan Gabungan Bhakti Kanyini Ausindo (BKA) 2025 di Bayah, Lebak, Banten, pada 27-30 Oktober 2025.

Wartawan Rakyat Merdeka Diananda Rahmasari, bersama tujuh jurnalis Ibu Kota, mengikuti rangkaian latihan tersebut pada 28-30 Oktober 2025.

“Latihan BKA menjadi salah satu bentuk kerja sama militer dan kemanusiaan paling komprehensif antara Indonesia dan Australia,” ujar Joint Force Land Component Commander dari Australian Army Headquarters Joint Operations Command Brigadier Dean Thompson, Kamis (30/10/2025).

Sinergi tentara nasional, lembaga sipil, dan warga sipil, menurutnya, menjadi penentu keberhasilan saat menghadapi bencana. “Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga memahami apa yang harus dilakukan saat bencana nasional terjadi,” simpulnya.

Baca juga : TNI-Tentara Australia Latihan Evakuasi Korban Tsunami

Sejak pukul 07.30, warga Desa Cisiih sudah berkumpul di lokasi. Sembari menunggu aba-aba, tidak sedikit warga yang memanfaatkan waktu untuk foto-foto bersama personel TNI dan ADF.

“Anak-anak senang bisa mencoba ngobrol bahasa Inggris dengan Pak Tentara sambil berfoto,” ujar Maryam, guru Sekolah Dasar Negeri 1 Siturgen, usai memfoto anak didiknya bersama dua personel ADF.

Usai latihan tanggap darurat, tim TNI dan ADF lanjut melakukan simulasi penyelamatan korban bencana yang terperangkap dalam bangunan. Pelaksanaan latihan ini dilakukan di bangunan terbengkalai milik warga yang terletak di pinggir jalan raya.

Pada latihan kali ini, petugas Search and Rescue (SAR) Indonesia dan Australia melakukan upaya penyelamatan dengan memastikan alur lalu lintas warga tidak terganggu. Kerja sama pihak Kepolisian, TNI, dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) diuji untuk memanfaatkan waktu seefisien mungkin.

Latihan gabungan BKA 2025 diakhiri dengan kegiatan Bakti Sosial di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Panggarangan, Lebak, Banten.

Baca juga : Kompak Di RSUD Lebak , TNI Dan Prajurit Australia Latihan Tanggap Bencana

TNI dan ADF berkolaborasi dengan Yayasan Budha Tzu Chi dan seluruh stakeholders dari Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bakti Sosial ini menyediakan poli gigi, poli mata, dan poli umum.

Hampir 300 warga dari sekitar SMKN 1 Panggarangan mendatangi posko kesehatan. Sebagian besar dari mereka merupakan para lanjut usia (lansia) dengan keluhan umum seperti nyeri lutut, sakit pinggang, gangguan pencernaan, dan sakit kepala.

Apresiasi Media

Sebelum berpamitan Brigadier Dean Thompson menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang mengikuti rangkaian kegiatan BKA 2025. Menurutnya, media adalah jembatan antara instansi Pemerintah, seperti tentara, kepada masyarakat luas.

“Media menjelaskan dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Tanpa anda, manfaat latihan ini tidak akan sampai ke masyarakat luas,” puji Thompson.

Latihan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia dan Australia memperkuat diplomasi pertahanan non-tradisional di Indo-Pasifik. 

Baca juga : Wapres Gerakkan Rehabilitasi Mangrove

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.