Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Palestina Zuhair Al-Shun Sambut 22 Mahasiswa Beasiswa Kemhan
Jumat, 5 Desember 2025 07:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, Selasa (2/12/2025). Pertemuan keduanya sekaligus menyambut 22 Calon Kadet Mahasiswa Internasional asal Palestina di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Sebanyak 14 putra dan 8 putri Palestina menjadi penerima Program Beasiswa Kementerian Pertahanan (Kemhan) gelombang ke-3. Mereka datang dengan menggunakan keffiyeh hitam-putih, sorban khas yang menjadi simbol perjuangan dan identitas rakyat Palestina.
Dubes Al-Shun menjelaskan, program Beasiswa Kemhan mencerminkan komitmen duku¬ngan Indonesia untuk Sumber Daya Manusia (SDM) Palestina.
Baca juga : Dubes Al Busyra Ajak Mahasiswa Aktif Promosikan Wisata Indonesia
“Kedatangan para taruna ini wujud nyata komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pertahanan dan persahabatan strategis antara Indonesia dan Palestina,” katanya.
Dia juga berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas program ini. Indonesia selalu konsisten memberikan peningkatan kapasitas terhadap rakyat Palestina.
Tak lupa, Dubes Al-Shun berpesan kepada mahasiswa Palestina agar belajar serius. Dia juga berpesan kepada para mahasiswa menjadikan para pengajar dan pendamping di Indonesia sebagai orang tua kedua selama menempuh pendidikan.
Baca juga : Dubes Palestina Untuk RI Zuhair Al Shun Terima 15 Ribu Hektare Tanah Pertanian
“Kalian berada di negara yang sangat mencintai dan menghormati Palestina. Indonesia berdiri bersama kalian dan kami akan selalu mendukung perjalanan kalian selama belajar di sini,” ujarnya.
Anton Nugroho menyambut para calon mahasiswa dari Palestina dengan suka cita. Dia menambahkan, Indonesia memahami perjuangan rakyat Palestina karena pengalaman sejarah yang sama sebagai bangsa yang pernah dijajah.
Sebab itu, pendidikan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat kapasitas generasi muda Palestina. Anton berharap, ilmu yang diperoleh para mahasiswa di Unhan akan menjadi fondasi untuk membangun Palestina yang lebih kuat dan bermartabat.
Baca juga : Dubes Australia Rod Brazier Promosi Bahasa Sesh Challenge 2025
“Kehadiran kalian bukan hanya perjalanan akademis, tetapi simbol persaudaraan dan harapan bagi masa depan Palestina,” tuturnya.
Para calon kadet akan mengikutiborientasi dan adaptasi budaya selama satu bulan. Kemudian, mereka akan melanjutkan pembekalan Bahasa Indonesia selama delapan bulan. Para mahasiswa akan memasuki pendidikan akademik formal pada Januari 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya