Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Penghargaan BRICS Antar Denny JA Ke Pameran Buku Internasional Kairo
Kamis, 1 Januari 2026 11:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sastrawan dan pemikir Indonesia, Denny JA, mendapat undangan resmi untuk menghadiri Pameran Buku Internasional Kairo ke-57, salah satu agenda kebudayaan paling bergengsi di kawasan Timur Tengah dan dunia Arab. Undangan ini menyusul keberhasilannya meraih Penghargaan Sastra BRICS 2025 dalam kategori Innovation in Literature.
Seperti diketahui, BRICS merupakan singkatan kelompok negara ekonomi berkembang utama (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) yang kini telah berkembang menjadi aliansi antar pemerintah dengan keanggotaan diperluas, termasuk Indonesia, Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA), untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan geopolitik guna menciptakan tatanan dunia yang lebih berimbang dan inklusif, menawarkan alternatif dari blok ekonomi Barat.
Terkait undangan tersebut, disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani Doha Assy, Anggota Dewan Pembina Penghargaan Sastra BRICS sekaligus Anggota Parlemen Mesir. Dalam surat itu, Doha Assy menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian Denny JA serta menegaskan pentingnya kontribusi pemikiran dan karya sastra yang dinilai mampu memperkuat dialog budaya lintas bangsa.
Baca juga : Katup Hingga Manifold Buatan RI Siap Perkuat Industri Migas Nasional
“Warisan intelektual Anda sangat penting dalam memperkuat dialog budaya internasional,” demikian salah satu petikan dalam surat undangan tersebut.
Pameran Buku Internasional Kairo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 2 Februari 2026, dengan kunjungan Denny JA disarankan pada 23–27 Januari 2026. Tahun ini, pameran tersebut memiliki makna khusus karena menjadi panggung perayaan bagi para penerima Penghargaan Sastra BRICS, termasuk Denny JA dan sastrawan Mesir terkemuka, Salwa Bakr.
Puncak kegiatan akan ditandai dengan upacara penghargaan resmi, yang tidak hanya memberikan penghormatan kepada para pemenang, tetapi juga menjadi momentum pengumuman peluncuran siklus puncak Penghargaan Sastra BRICS, setelah proses nominasi daftar panjang di Brasil dan nominasi daftar pendek di Indonesia. Sebagai bagian dari penghargaan, panitia juga memberikan hadiah senilai Rp200 juta, selain plakat dan bentuk apresiasi lainnya.
Baca juga : Pemanfaatan Hutan Dipertegas Lewat PPKH, Bukan untuk Diperjualbelikan
Koordinator BRICS Literature Network Indonesia, Sastri Bakry, menilai kehadiran Denny JA di Kairo memiliki arti strategis. Menurut dia, undangan tersebut bukan hanya pengakuan atas pencapaian personal, tetapi juga representasi Indonesia dalam percakapan global mengenai sastra, kemanusiaan, dan inovasi budaya di antara negara-negara BRICS.
“Saya merasa bangga Indonesia, melalui Denny JA, mulai diperhitungkan secara nyata di dunia sastra internasional,” ujar Sastri.
Pameran Buku Internasional Kairo dikenal sebagai salah satu pameran buku tertua dan terbesar di dunia. Setiap tahun, ajang ini mempertemukan penulis, penerbit, akademisi, dan pembuat kebijakan budaya dari berbagai negara. Undangan kepada Denny JA menegaskan posisi sastra Indonesia yang kian mendapat perhatian dalam lanskap sastra global. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya