Dark/Light Mode

Pesawat Delay, Tante Nyentrik Ajak Penumpang Latihan Qigong

Kamis, 22 Januari 2026 07:33 WIB
Penumpang senam bersama selama menunggu pesawat di bandara Kairo, Mesir, 9 Januari 2026. (Foto via SCMP)
Penumpang senam bersama selama menunggu pesawat di bandara Kairo, Mesir, 9 Januari 2026. (Foto via SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekelompok perempuan paruh baya asal China mengadakan senam secara spontan di Bandara Kairo, Mesir. Tante-tante nyentrik ini secara sukarela mengajarkan latihan qigong karena penerbangan mereka ke Kota Aswan, Mesir selatan, tertunda (delay) lebih dari lima jam.

Melansir South China Morning Post (SCMP), aksi tak biasa ini terjadi pada 9 Januari 2026. Para tante nyentrik itu mempraktikkan Baduanjin, sebuah latihan qigong tradisional China yang menyehatkan tubuh dan meredakan stres.

Hal ini mereka lakukan untuk mengusir bosan dan mengurangi kelelahan akibat menunggu lama. Awalnya hanya beberapa orang yang ikut. Namun, perlahan latihan ini menarik perhatian penumpang lain.

Baca juga : Swasembada Bawang Merah Sejak 2016, Kendal Sukses Topang Pangan Nasional

“Awalnya hanya tiga orang yang ikut, tetapi perlahan semakin banyak penonton yang mulai menari. Termasuk beberapa warga asing,” kata seorang tante bermarga Chen kepada Jimu News.

Gerakan-gerakan yang dilakukan relatif sederhana dan lembut. Kelompok perempuan itu memandu penumpang lainnya menggosok tangan untuk menghangatkan tubuh, memijat wajah dan pinggang, membuka lengan sambil menarik napas dalam, hingga peregangan yang menyerupai gerakan memanah.

Suasana latihan berlangsung tenang tanpa musik agar tidak mengganggu penumpang lain. Salah satu pemimpin kelompok bisa berbahasa Inggris dasar, sehingga dapat berkomunikasi dengan peserta asing.

Baca juga : Prabowo Ucapkan Selamat Natal Dan Tahun Baru, Ajak Perkuat Solidaritas

“Para warga asing cepat menangkap gerakannya dan tampak sangat menikmatinya. Mereka semua bertepuk tangan ketika selesai,” ungkap Chen.

Baduanjin merupakan salah satu praktik kesehatan tertua di China yang telah ada lebih dari 800 tahun. Latihan ini menggabungkan pernapasan, meditasi dan peregangan lambat untuk melancarkan aliran energi tubuh dan darah, serta cocok untuk semua usia.

Aksi spontan para tante itu direkam dan menjadi viral di media sosial China dan menuai komentar positif. Banyak warganet menilai, kegiatan itu menunjukkan bahwa praktik kesehatan dapat melampaui batas budaya dan negara.

Baca juga : Pengamat Nilai Kunjungan Mendagri Percepat Penanganan Bencana Sumatera

“Baduanjin mudah dipelajari dan sangat efektif. Terutama untuk meredakan nyeri leher dan bahu akibat terlalu lama duduk di kantor,” kata seorang netizen.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.