Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Paus Francis Minta, Imam Katolik Harus Punya Keberanian Menolong Korban Virus Corona
Selasa, 10 Maret 2020 18:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Paus Francis mendesak para Imam Katolik untuk memiliki keberanian untuk menolong para korban virus Corona atau Covid-19, beberapa jam setelah Italia dikunci secara menyeluruh, Selasa (10/3).
"Marilah kita berdoa kepada Tuhan, juga untuk para imam kita, agar diberi keberanian untuk keluar dan mengunjungi mereka yang sakit. Serta mendampingi para staf medis dan relawan dalam menjalankan tugasnya," ujar Paus, saat memimpin misa di Vatikan, Selasa (10/3).
Baca juga : Kemenag Minta Penyedia Layanan Haji Di Saudi Waspadai Virus Corona
Lapangan Santo Petrus di Vatikan - pusat ibu kota Italia, Roma - hampir kosong pada Selasa (9/3). Hanya sedikit orang yang berjalan di sekitar lapangan. Mayoritas tak mengenakan masker.
Pemerintah Italia telah meminta warganya untuk sebisa mungkin tidak bepergian, dan menghindari kontak dengan orang sakit.
Baca juga : Presiden Regional Piedmont, Italia Terjangkit Virus Corona
Italia juga telah mengunci seluruh wilayahnya, setelah wabah Corona tak bisa dibendung di wilayah utara.
Berbagai pembatasan seperti pos pemeriksaan di jalan dan di stasiun kereta api, akan tetap dilakukan sampai 3 April mendatang.
Baca juga : Dubes Singapura Anil Kumar Nayar: Perkembangan Virus Corona Terkendali
Italia adalah pusat penyebaran virus Eropa, dengan lebih dari 9.000 kasus dan 463 kematian. Secara global, lebih dari 110.000 kasus telah dicatat di lebih dari 100 negara. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya