Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warga Antusias Hadiri Festival Rasa Amerika
AS-Indonesia Eratkan Hubungan Lewat Jalur Pangan Dan Budaya
Selasa, 3 Februari 2026 12:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Festival Rasa Amerika di Mall Sarinah, Jakarta Pusat, disambangi ratusan warga Jakarta pada Sabtu (31/1/2026). Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) Peter Haymond mengatakan, festival ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara AS dan Indonesia melalui jalur pangan dan budaya.
Sejak pagi hingga siang hari, pengunjung tampak antusias memadati area pameran. Mereka mencicipi beragam produk pangan asal AS yang diolah dan dipadukan dengan cita rasa khas Nusantara.
Festival diselenggarakan selama dua hari, 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Belasan stan menyajikan aneka hidangan berbahan baku pertanian unggulan Negeri Paman Sam.
Mulai dari daging, produk susu, gandum, beras, buah-buahan, hingga kacang-kacangan. Menariknya, bahan-bahan tersebut diolah menjadi menu yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Seperti rendang, lasagna, hingga aneka kudapan dan hidangan penutup dengan sentuhan lokal seperti tempe goreng, agar-agar, hingga susu kacang kedelai.
“Pangan bukan hanya soal perdagangan, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya masyarakat. Melalui Festival Rasa Amerika, kami ingin berbagi yang terbaik dari pertanian Amerika Serikat dan memadukannya dengan kekayaan kuliner Indonesia,” ujar Haymond.
Baca juga : 22 Jenis Bumbu Rasa Indonesia Siap Sambut Jemaah Haji Di Saudi
Mantan Dubes AS untuk Laos itu menambahkan, Indonesia merupakan mitra penting bagi produk pertanian Amerika Serikat. Kedelai salah satunya, yang selama ini menjadi bahan utama membuat tempe dan tahu.
Haymond mengatakan, ke depan AS juga ingin memperkenalkan lebih banyak produk pertanian berkualitas tinggi kepada konsumen Indonesia.
"Acara ini bukan tentang angka tertentu, melainkan tentang pengenalan dan peningkatan kesadaran. Kami ingin orang-orang mencoba rasa baru dan para pelaku usaha mempertimbangkan bahan baru," kata diplomat senior AS tersebut.

Kapas dari AS juga ditampilkan melalui ragam kain dan baju batik. Di stan tersebut pengunjung diajak membatik dengan kain yang terbuat dari kapas asal AS.
Penasihat Pertanian dari Dinas Pertanian Luar Negeri Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture/USDA) Lisa Ahramjian menekankan, seluruh produk yang ditampilkan dalam festival ini telah memenuhi standar keamanan pangan baik AS maupun Indonesia.
Baca juga : DPD Ingin Kebijakan Pusat Seirama Dengan Kebijakan Daerah
Di Mall Sarinah, USDA menghadirkan 13 komoditas pertanian unggulan mereka. Antara lain makanan laut dari Alaska, susu California, apel Washington, beras AS, berbagai jenis kacang-kacangan AS, American Pistachios, daging AS, Cotton Council untuk batik, kurma Medjool, California Raisins, kedelai AS, hingga gandum AS.
“Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan pengalaman terbaik. Produk-produk yang ditampilkan di sini adalah produk berkualitas tinggi yang aman dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan, baik masakan Indonesia maupun kreasi baru hasil perpaduan dua budaya,” jelas Lisa.
Berdasarkan data tahun 2024, nilai ekspor produk pertanian Amerika Serikat ke Indonesia mencapai sekitar 3 miliar dolar AS (sekitar Rp 48 triliun).
Namun, pada periode yang sama, nilai ekspor produk pertanian Indonesia ke Amerika Serikat tercatat lebih tinggi sekitar 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp 17,6 triliun). Sehingga, menyebabkan defisit perdagangan bagi AS di sektor pertanian.
Festival Rasa Amerika juga menjadi bagian dari rangkaian kedatangan misi dagang AS ke Indonesia pada 2-5 Februari 2026. USDA memboyong sekitar 20 perusahaan AS dari berbagai sektor pertanian dan pangan.
Baca juga : Bamsoet Dorong Penguatan Hubungan RI-Italia Lewat Ekonomi, Pendidikan dan Budaya
Misi dagang AS akan dipimpin Wakil Menteri Pertanian AS Luke J. Lindberg. Delegasi ini dijadwalkan melakukan pertemuan business-to-business (B2B) dengan pelaku usaha dan importir Indonesia.
Mereka juga dijadwalkan bertemu dengan perwakilan Pemerintah, guna menjajaki peluang kerja sama dan memperkuat hubungan dagang kedua negara.
“Kami ingin membantu perusahaan-perusahaan Amerika Serikat memahami pasar Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi mitra Indonesia untuk mengenal dan mengakses produk pertanian AS secara lebih luas,” kata Lindberg.
Selain mencicipi makanan, pengunjung juga disuguhi berbagai aktivitas menarik. Ada demo memasak oleh chef terkenal, sesi mencicipi produk, hingga kesempatan berfoto dengan maskot khas pertanian Amerika, yaitu sapi California dan beruang Alaska.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya